orj8T0WsT2zMsRVKHuJzQudWBEVAEUHrIOfkryw1

Langkah-langkah Site Redirect Blog Wordpress Lama Ke Wordpress Self Hosted

Langkah-langkah Site Redirect Blog Wordpress Lama Ke Wordpress Self Hosted
Source : techsparkle.com
Banyak pertanyaan dalam diri saat ingin pindah dari blog wordpress ke self hosted. Pertanyaan seperti :

Apakah traffict blog lama akan otomatis pindah ke blog yang baru?

Disaat pindah, apakah artikel blog baru akan mengantikan index blog lama. Misalnya jika salah satu artikel blog lama yang sudah nangkring di page one, bisa tergantikan dengan artikel baru.

Apakah setelah migrasi nanti, dengan mengunjungi blog lama secara otomatis akan beralih ke blog yang baru?

Begitulah kira-kira pertanyaan yang muncul di pikiranku saat hendak migrasi blog.

Sebenarnya tidak masalah juga kalau harus mengulang dari awal, namun rasanya sangat disayangkan saja kalau artikel yang sudah terindex dan sering dikunjungi oleh banyak orang melalui search engine, tiba-tiba sepi kunjungan.

Migrasi berarti memindahkan semua konten di blog lama ke blog yang baru. Jadi akan ada dua kemungkinan agar tidak terjadi duplicate konten di mata google. Yaitu dengan menghapus blog lama atau menyembunyikan dari search engine.

Menghapus blog lama akan mempermudah blog kita yang baru untuk mengantikan posisi konten yang sudah terindex di google. Namun akan butuh waktu yang lama untuk hal tersebut. Dulu aku pernah melakukan penghapusan blog karena suatu alasan

Awalnya aku tidak ingin menghapus blog tersebut, aku hanya memindahkan artikel blog lama ke blog yang baru. Tidak sama persis, aku melakukan perubahan ejaan dan penambahan kata untuk menyempurnakan kontennya.

Namun selama 4 bulan artikel di blog baru tak kunjung muncul di page one google seperti blog lama. Barulah setelah blog lama aku hapus, artikel yang sama di blog baru bisa berada di page one google.

Jadi Apakah Saat Migrasi Wajib Menghapus Blog Lama?

Langkah-langkah Site Redirect Blog Wordpress Lama Ke Wordpress Self Hosted


Iya. Karena dengan menghapus blog lama, selain agar menghindari duplicate konten, juga agar konten blog baru bisa mengantikan posisi konten blog lama di search engine.

Tapi aku tidak ingin menghapus blog lama?

Tenang ada cara lain agar tidak terjadi duplicate konten meskipun blog lama tidak di hapus. Yaitu dengan menyembunyikan blog lama dari mesin pencari.

Menyembunyikan dari search engine bukan berarti artikel yang sudah terindek otomatis disembunyikan, hanya saja jika kita sebagai pemiliki blog mengisi konten lagi di blog lama, google tidak akan mengindeks artikel baru kita lagi.

Meskipun sudah disembunyikan, pengunjung juga masih tetap bisa berkunjung ke blog kita. Entah itu secara langsung dengan mengetikkan url blog kita ataupun melalui penelusuran di search engine.

Terus Bagaimana Agar Traffick Di Blog Lama Bisa Pindah ke Blog Yang Baru?

Ternyata migrasi blog wordpress ke self hosted tidak otomatis memindahkan pengunjung setia blog kita juga. Berbeda jika kita upgrade wordpress dengan paket personal atau paket premium di wordpress yang otomatis blog lama kita akan redirect (dialihkan) ke blog yang baru.

Jika menginginkan agar pengunjung blog lama bisa kembali lagi, atau minimal ketika pengunjung mengetikkan url blog lama kita, secara otomatis akan di alihkan ke blog baru. Maka kita butuh yang namanya Site Redirect

Apa itu Redirect Site ?

Langkah-langkah Site Redirect Blog Wordpress Lama Ke Wordpress Self Hosted
Source : omevan.com
Redirect Site adalah sebuah layanan Wordpress yang digunakan untuk mengalihkan lalu lintas blog lama ke blog baru.

Misalnya jika kita memiliki blog dengan alamat pennadiri.wordpress.com dan kalian menginginkan semua kunjungan ke alamat tersebut akan dialihkan ke alamat baru di penadiri.com misalnya.

Dengan Site Redirect, memungkinkan blog baru kalian tidak akan sepi lagi dari pengunjung. Karena traffick ke blog lama akan pindah ke blog yang baru. Dan dengan Site Redirect, kalian tidak perlu memusingkan lagi perihal delete blog lama.

Begitu juga dengan konten blog lama yang terindex di google, dalam beberapa hari ke depan setelah redirect berhasil, alamat blog lama kalian yang sudah tersebar di search engine akan tergantikan dengan alamat blog kalian yang baru.

Langkah-langkah Redirect Site Blog Wordpress Lama Ke Blog Baru

Langkah awal yang kita lakukan adalah menyembunyikan blog lama kita dari search engine dengan cara login di dasboard blog lama. Pilih Setting > Reading, kemudian sorot pada “Site Visibility” pilih Discourage search engines from indexing this site. Dengan begitu blog lama kita tidak akan di index oleh search engine

Setelah itu, masih di dasboard blog lama, kunjungi Site Redirect Wordpress dan pilih blog mana yang mau kita alihkan.

Masukkan pada kolom tersebut alamat domain tujuan pengalihan. Maka setelah itu kita akan dihadapkan dengan pembayaran service Site Redirect ini sebesar $13 per tahun. Pembayaran bisa di lakukan dengan Credit dan Debit card atau kita bisa mengunakan Paypal.

Langkah-langkah Site Redirect Blog Wordpress Lama Ke Wordpress Self Hosted

Tapi aku tidak memiliki Kartu Kredit, Debit maupun Paypal?

Tenang, ada kok cara lain untuk membayarnya. Aku kemarin juga tidak memiliki ketiganya, namun aku mengunakan jasa pihak ketiga untuk melakukan pembayaran. Sekedar rekomendasi saja, kalian bisa meminta bantuan jasabayar.id untuk melakukan pembayaran tersebut.

Di jasabayar.id, kita tidak perlu harus mendaftar, cukup hubungi via facebook atau via livechat. Kemudian jelaskan kebutuhan kalian, bayar transaksi sesuai rate dollar, kemudian berikan username dan pasword blog lama kita. Selesai deh, tinggal nunggu beberapa jam untuk Site Redirect kita berhasil.

Apakah Harus Mengunakan Site Redirect Tiap Tahun?

Rasanya memang terlalu banyak biaya saat migrasi blog wordpress ke blog self hosted. Selain bayar hosting tiap tahunnya, kita juga harus bayar biaya tambahan untuk site redirectnya. Memang lebih baik mulai dari awal lagi seperti blognya mbak Momo yang memutuskan mengakhiri blog lama dan membuat baru blognya.

Namun aku berencana untuk tidak memperpanjang durasi pemakaian Site Redirect tersebut. Cukuplah satu tahun ini aku mengunakan layanan ini agar traffick blogku di tahun pertama masih tetap sama, atau setidaknya tidak memulai dari nol lagi.

Apakah tidak terjadi masalah? Seperti blog lama kembali bisa di kunjungi oleh orang lain lagi?

Kemungkinan itu bisa terjadi, namun yang paling penting adalah perihal internal link yang ada di blogku. Jika redirect site terhenti dan tautan link blogku masih belum di ganti ke tautan blog baru, maka pengunjung akan tetap mengunjungi blog lamaku melalui internal link di konten blog ini.

Jadi untuk mengatasi hal tersebut, aku akan edit ulang setiap internal link di semua artikel blog ini. Jika sudah selesai semua, mungkin blog lama tidak akan membayangi blog baru kita lagi.

Namun untuk edit sebanyak 375 artikel tidaklah mudah, ini jadi PR besar bagiku selama setahun kedepan. Jadi sebagai seorang blogger, aku harus strong biar tetap bisa menghasilkan karya di blog baru ini.

Semoga Bermanfaat

#Menuju Bahagia dan Melampauinya
Related Posts
Ainur
Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Related Posts

Posting Komentar