orj8T0WsT2zMsRVKHuJzQudWBEVAEUHrIOfkryw1

Terima Kasih 2020, Selamat Datang Tahun 2021

Terima Kasih 2020, Selamat Datang Tahun 2021
Source : unsplash.com
Apa kabar tahun 2021, masih ingat tahun 2020 tidak?

Siapa sangka tahun 2020 kemarin jadi tahun yang penuh drama bagiku. Banyak cobaan melanda, berita virus juga melebar kemana-mana, pekerjaan terhenti untuk sementara, hingga ekonomi jadi melemah.

Bisa dibilang keadaan membuatnya begitu, namun kenyataannya tidak sepenuhnya benar.

Barangkali benar bahwa tidak semua orang memiliki gaji, namun semua orang pasti punya rezeki, bukan?

Dalam hal ini, aku benar-benar merasakan dan mengalaminya sendiri. Bahwa tanpa gaji yang biasanya aku terima, rezeki yang aku dapat tetap bisa mencukupi kebutuhanku beserta keluarga.

Aneh sih, tapi emang begitu keadaaanya.

Rasanya pendapatan recehan yang aku dapatkan hari itu secara otomatis menyesuaikan dengan pengeluaran dan kebutuhan harian keluarga. Apa mungkin ini yang disebut dengan kemampuan adaptasi makluk hidup terhadap lingkungannya, hehehe.

Entahlah, seakan akan rezeki untuk sekeluarga itu hadir dengan cara yang tidak biasa dan tidak terduga pula.

Yah meskipun rezeki bukan perihal harta semata juga sih. Nikmat sehat, istri yang makin cinta, anak-anak yang tetap bisa tertawa meski sekolahnya di rumah saja bisa dikatakan rezeki juga.

Alhamdulillah. Terimakasih telah singgah dalam hidupku dan selamat tinggal 2020

Selamat Datang Tahun 2021

Terima Kasih 2020, Selamat Datang Tahun 2021
Source : unsplash.com
Tau tidak, apa yang unik dari tahun 2021?

Semenjak kita melangkahkan kaki di tahun 2021, perhitungan umur kita otomatis ikutan nambah juga loh. Jadi makin tua deh

Di ujung tahun 2019 aku pernah menuliskan sebuah resolusi tahun 2019. Yang mana aku menuliskan beberapa rentetan keinginan yang ingin sekali aku capai. Sangat muluk sekali sih keinginanku saat itu. Tapi biarlah, toh keinginan-keinginanku sendiri.

Untuk resolusi tahun 2021 sendiri sepertinya akan sama dengan tahun kemarin. Ada beberapa yang sudah kesampaian sih. Seperti memiliki laptop baru walaupun belinya bekas orang lain. Punya blog baru meskipun jarang keurus sama seperti blog ini.

Dan target untuk tahun 2021, aku ingin ganti smartphone baru. Tidak cuma satu smartphone sih, tapi harus dua. Soalnya kalau beli cuma satu, jatuhnya aku tetap pakai smartphone yang lama. Sedangkan smartphone yang baru, akan diakusisi oleh istri.

Yah begitulah. Apa yang dimiliki suami, akan jadi milik istri. Sedangkan milik istri, yah milik istri sendiri. Hahaha

Yang jelas apapun yang akan terjadi di tahun 2021 nanti, yang penting jalanin dan nikmati aja setiap momentnya.

Kalaupun tidak kesampaian tahun ini, masih ada tahun-tahun berikutnya. Yah semoga diberi umur panjang juga.

Ngomong-ngomong soal blog, mau dibawa ke mana blog ini tahun 2021?

Sepanjang perjalanan ngeblog sepertinya tahun 2020 tak ada bedanya dengan tahun 2019. Minim artikel.

Setidaknya tercatat di riwayat blog yang hanya bisa publish 49 artikel di tahun 2019 dan 42 artikel di tahun 2020 (riwayat pencatatan ini saaat masih pakai wordpress).

Bahkan hitungan 42 artikel di blog ini juga bukan murni ide dari aku pribadi. Lebih banyak artikel dengan label “Sponsor” dari pada ide artikel sendiri. Sangat berbeda sewaktu awal-awal ngeblog dulu yang bisa publish lebih dari 100 artikel orisinil dalam satu tahun.

Tapi bagaimana lagi. Mau dipaksakan seperti apapun, rutinitas harianku cukup menyita banyak waktu. Disaat ada waktu senggang di rumah, sepertinya jauh lebih bermanfaat kalau dibuat rehat ataupun me time dengan keluarga.

Untuk ke depannya (tahun 2021), mungkin blog ini akan lebih jarang lagi menerbitkan tulisan.

Aku bukan lagi seorang blogger yang bersemangat menulis tentang apa saja seperti dulu. Tak ada jadwal menulis, tidak ada perencanaan menulis maupun target yang ingin aku capai.

Aku hanya menulis jika memang sedang rindu menulis ataupun jika ada suatu hal yang membuat aku ingin menuliskan sesuatu.

Tak apa, memang begitulah keadaannya. Yang penting jangan lupa untuk bahagia.

#Menuju Bahagia Dan Melampauinya
Related Posts
Ainur
Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Related Posts

Posting Komentar