orj8T0WsT2zMsRVKHuJzQudWBEVAEUHrIOfkryw1

Lebih Penting Mana? Karir atau Keluarga?

Lebih Penting Mana? Karir atau Keluarga?
Pilih Karir atau Keluarga?

Ketika kita ditanya tentang apa yang lebih penting dalam hidup ini? Apakah karir atau keluarga? Secara otomatis kebanyakan dari kita pasti menjawab keluarga adalah yang terpenting.

Yah pasti banyak yang akan menganggap keluarga adalah hal yang terpenting. Karena tujuan kita meniti karir juga tak lepas untuk menghidupi keluarga.

Tapi kalau dilihat lagi, benarkah kita telah melakukan yang terbaik untuk keluarga lebih dari karir kita?

Kebanyakan dari kita merasa keluarga adalah yang terpenting. Tapi taukah kalian bahwa kebanyakan energi, waktu dan pikiran yang kita curahkan untuk keluarga, semuanya adalah energi sisa setelah dikuras oleh kepentingan pribadi berupa karir.

Itulah yang sering terjadi dalam kehidupan kita. Kita sudah merasa semua hal yang kita lakukan itu untuk keluarga. Tapi secara tidak sadar, hal yang kita lakukan untuk keluarga hanyalah beberapa persen dari waktu yang kita habiskan tiap harinya.

Pernahkah kita menghitung berapa banyak waktu yang kita luangkan untuk keluarga bila dibandingkan untuk karir yang kita jalani?

Pasti tak akan sebanding dengan banyaknya waktu yang kita luangkan untuk karir bahkan untuk urusan pribadi ketimbang waktu yang kita luangkan untuk keluarga. Bahkan ada juga yang masih meluangkan waktunya saat di rumah untuk sekedar memikirkan hal-hal yang berbau karir.

Aku menyadarinya bahwa tak banyak waktuku untuk memperhatikan keluarga. Sementara aku sibuk 8 jam memikirkan bagaimana aku bisa mendapat rezeki yang halal untuk bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Karena alasan itulah aku lebih memilih biar aku saja yang memikirkan tentang mencari rezeki, dan membiarkan istri untuk mengurusi sang buah hati. Aku lebih rela istri di rumah tanpa penghasilan, dari pada istri bekerja dan mengorbankan masa didik anak.

Kan bisa menyewa pembantu untuk mengurusi anak?

Yakin pembantu bisa menyanyangi selayak menyanyangi anak sendiri. Tak semua pembantu rumah tangga bisa sebaik pembantu rumah tangganya Boy si Anak jalanan. Walaupun si pembantu ini baik, tapi cara mendidik dan strategi dalam mendidik kadang tidak sesuai dengan keinginan kita.

Lagian kalau dipikir lagi, ketika anak kita sudah dewasa dan kita sudah memasuki usia lansia, apakah hal yang sama tidak berlaku kepada kita? Bukankah memori anak saat masih kecil itu sangat membekas di hati ketika sudah dewasa. Mulai dari mengingat cara mendidik kita, maupun cara kita memperhatikannya.

Apakah sang anak ini tidak melakukan hal yang sama dengan menyewa pembantu untuk mengurusi kita yang sudah memasuki usia lansia?

Padahal sejak awal kita mengatakan bahwa keluarga adalah hal yang sangat penting dalam hidup kita. Tapi, seolah kita beranggapan bahwa anak itu bisa tumbuh sendiri dengan didikan dan perhatian seadanya. Seolah tujuan dalam keluarga bisa ditemukan sendiri seiring berjalannya waktu tanpa ada musyawarah dan komunikasi yang seadanya.

Lebih Penting Mana? Karir atau Keluarga?
Source : unsplash.com
Dalam keluarga akan ada ketenangan, kedamaian dan tempat kembali yang sangat nyaman. Hal ini bisa terjadi ketika di dalamnya tercipta suasana yang baik dan bebas dari masalah. Tapi ketika dalam keluarga tanpa ada komunikasi dan interaksi yang baik, bagaimana suasana nyaman dalam keluarga bisa tercipta?

Nah untuk menciptakan semua itu, tak bisa kita hanya mengandalkan waktu, energi dan sisa-sisa pikiran kita setelah terkuras habis dalam usaha meniti karir tiap harinya.

Perlu waktu khusus untuk satu keluarga bisa ngumpul sama-sama. Perlu waktu khusus untuk satu keluarga bisa merasakan bahagia dengan jalan-jalan atau piknik bersama. Selain untuk komunikasi dalam keluarga, juga menghilangkan stress dan juga beban yang tersimpan beberapa hari sebelumnya.

Untuk alasan itulah aku lebih memilih untuk tidak ikut overtime (lembur kerja) kalau tidak begitu urgent banget. Aku lebih suka meluangkan hari liburku untuk bisa bersama-sama dengan keluarga kecilku.

Uang memang bisa membeli segalanya, tapi uang tak selalu bisa membeli kebahagian. Kebahagiaan tak selalu membutuhkan uang. Cukup dengan senyum dan pelukan, begitulah aku memaknai sebuah kebahagiaan

Jika ditanya karir atau keluarga? Jawabnya adalah bukan membagi setengah untuk karir dan setengah lagi untuk keluarga. Tapi buatlah pembagian 100% untuk keluarga dan 100% untuk karir. Sehingga keduanya jadi seimbang.

So kalau menurutmu, lebih penting mana antara karir atau keluarga?

#Menuju Bahagia dan Melampauinya
Related Posts
Ainur
Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Related Posts

Posting Komentar