orj8T0WsT2zMsRVKHuJzQudWBEVAEUHrIOfkryw1

Menjadi Seorang Blogger Profesional

Menjadi Seorang Blogger Profesional
Source : pixabay.com
Dulu aku mengira bahwa menjadi seorang blogger profesional itu identik dengan pekerjaan menulis dan bayaran. Seorang blogger yang memiliki bayaran puluhan dollar yang dihasilkan dari blognya adalah gambaran kasar “seorang blogger profesional” versiku.

Namun akhir-akhir ini pemahamanku mulai berubah. Semenjak negara api menyerang aku memutuskan untuk menghilang untuk sementara waktu (hiatus yang setengah-setengah), aku menyadari bahwa blogger profesional itu bukan perihal bayaran saja.

Dalam mode hiatus tersebut aku menyadari sesuatu dari membaca blog teman blogger lainnya, dari blog kece punyanya mbak Nina Fajriah, Febri Wicahya dan yang lainnya. Mereka tetap menulis dengan cara mereka karena kesukaan mereka pada dunia blogging.

Aku salut pada mereka-mereka yang sangat jujur dalam menulis dan bisa konsisten dengan gaya bahasa maupun ide-ide tulisannya. Aku mulai iri pada mereka dan malu pada diri sendiri.

Padahal dulu sebelum berpindah hosting sendiri, aku cukup konsisten menulis dengan berbagai topik yang bisa aku tulis. Namun semakin ke sini, aku mulai jarang menulis bahkan sempat memutuskan untuk hiatus juga.

Bahkan selama hiatus, aku menerima beberapa kali conten placement yang pada dasarnya aku hanya mempublish konten yang telah disediakan oleh pihak advertiser tersebut dan mendapat bayaran atas pekerjaan tersebut.

Apakah aku senang?

Tentu, siapa sih yang tidak senang dapat tambahan uang jajan? Namun kesenangan itu tidak lebih hanya kefanaan dan kebohongan saja. Misalnya saja tentang riview wisata tersembunyi di Aceh yang baru-baru ini aku buat.

Sumpah...! ini pembohongan publik banget!

Jangankan ke Aceh, menginjakkan kaki ke Bandar Lampung aja baru sekali, lantas bagaimana aku bisa merivew wisata Aceh.

Sebenarnya berat banget mau publish artikel tersebut, namun bagaimana lagi, aku sudah dibayar sih!

Dan waktu itu aku juga lagi hiatus. Pikirku dengan penambahan artikel baru itu sudah lumayan bagus biar blogku jadi terupdate. Namun pada akhirnya aku sedikit menyesal. Blogku jadi semakin gado-gado rasa nano-nano.

Bukankah memang blog ini gado-gado yah? Karena yang dibahas tentang banyak hal?

Jangan salah loh, blog ini punya niche tersendiri! Nichenya itu tentang diriku hehehe.

Aku sadar bahwa blog ini memang personal banget. Namun dengan sudut pandang serta gaya penulisan yang berkiblat pada pengalaman diri sendiri, tentu itu merupakan niche tersendiri bagiku pribadi, hehehe.

Arti Blogger Profesional Yang Sesungguhnya

Menjadi Seorang Blogger Profesional
Source : unsplash.com
Menurut Wikipedia, Profesional adalah istilah bagi seseorang yang menawarkan jasa atau layanan sesuai dengan protokol dan peraturan dalam bidang yang dijalaninya dan menerima gaji sebagai upah atas jasanya.

Namun aku yakin Profesional itu tidak hanya identik dengan bayaran dan upah. Seperti seorang blogger, tidak cukup dikatakan blogger profesional kalau hanya menyangkut bayaran yang diperoleh dari blog.

Seperti yang aku baca dari artikelnya Febri wicahya tentang 5 cara mudah mendapatkan uang dari internet. Bisa jadi salah satunya mendapatkan bayaran dari blog adalah dengan trik seperti menaruh iklan tersembunyi di tombol download yang harus skip iklan berkali-kali.

Atau dengan cara membuat blog penipuan uang berhadiah dan melontarkan umpan melalui pesan singkat (SMS) ke puluan ribu nomer acak. Bukan tidak mungkin kan, ada salah satu atau sepuluh dari sekian juta orang yang termakan sms penipuan tersebut?

Setelah memahami bahwa blogger profesional itu tidak melulu perihal bayaran, namun aku menyadari bahwa menjadi seorang blogger profesional itu harus mencakup dan melalui 4 tahapan. Yakni : tahu, mampu, mahir dan menyenangi.

#1. Mengetahui Kegiatan Blogger

Menjadi Seorang Blogger Profesional
Source : unsplash.com
Tentu sebagai seorang blogger pemula, kita harus tahu dan mengerti apa sih blog itu? Bagaimana cara membuat blog yang baik dan benar? Apa saja yang bisa diisi untuk sebuah blog? Dan lain sebagainya.

Intinya sebagai blogger pemula, kita harus mempelajari dasar-dasar dari kegiatan ngeblog itu sendiri. Minimal kita harus paham visi dan misi kita melakukan kegiatan blog ini untuk apa.

Sebab visi dan misi adalah alasan kenapa kita tetap bisa mempertahankan keutuhan cinta kita hobi menulis kita di blog. Pun juga dengan visi dan misi yang jelas, kita bisa merencanakan mau seperti apa pengembangan blog kita di masa depan.

Aku sendiri mengira bahwa selama ini aku sudah menulis seperti visi dan misiku di awal ngeblog yakni “Menjadikan blog sebagai prasasti yang bisa dinikmati anak cucu nanti”. Namun nyatanya semua itu berubah.

Akhir-akhir ini aku terfokus bagaimana cara menghasilkan uang dari blog, hingga akhirnya aku jenuh dan membuatku malas untuk menulis lagi.

Tidak ada yang salah jika ada tambahan penghasilan dari blog, toh kita juga memakai modal sendiri untuk sewa hosting dan sebagainya. Hanya saja aku sedikit terlena hingga aku kehilangan visi yang sesungguhnya dalam menulis di blog ini.

Dan mulai hari ini, aku ingin membulatkan visi dan misi ngeblog dan mulai menulis lagi.

#2. Mampu Membuat Blog Lebih Hidup

Menjadi Seorang Blogger Profesional
Source : unsplash.com
Untuk menjadi seorang profesional blogger haruslah dimulai dari tahapan mampu. Mampu di sini mempunyai level tertentu. Jika diibaratkan orang berkendara sepeda motor, mampu bisa dikategorikan menjadi 2 tahapan.

Level pertama adalah bisa. Semua orang bisa mengendarai sepeda motor, namun belum tentu bisa sampai tujuan dengan selamat. Bisa saja datangnya lebih lambat bahkan bisa juga nyenggol trotoar atau pengendara lain.

Sama halnya menulis di blog. Semua orang bisa menulis dan mengetik sebuah cerita. Tapi cerita yang seperti apa? Apakah bisa menyentuh pembacanya atau bisa menjadi solusi bagi pembaca?

Meskipun ide ceritanya tentang pengalaman pribadi ataupun curhatan, setidaknya tulisan yang kita buat bisa mengundang simpati bagi pembacanya. Tidak melompat keluar jalur yang membuat pembaca bingung dengan alur cerita yang kita buat.

Level kedua adalah terampil. Sebagai pengendara yang terampil, pasti kita akan tahu kapan waktunya menyalip, kapan waktunya ambil jalur kanan, kapan waktunya berjalan pelan dan kapan waktunya berjalan cepat.

Menulispun sama, seorang blogger terampil akan tahu bagaimana cara membuat artikel tutorial menjadi lebih dipahami. Dengan step by step yang jelas, ditambah info grafik yang mendukung, tentu akan menjadikan artikel tutorial lebih menarik dan mudah dipahami oleh banyak orang.

Sama halnya dengan artikel curhatan, blogger yang terampil akan menghipnotis pembacanya. Jika ceritanya sedih, maka pembacanya juga akan merasakan kepedihan yang sama dan terhanyut dalam sebuah cerita yang kita buat.

Kalau ceritanya tentang keromantisan, minimal mereka yang baca akan berkomentar “baper”, “laper” dan sebagainya hahahaha.

#3. Mahir Dalam Mengembangkan Blog

Menjadi Seorang Blogger Profesional
Source : pixabay.com
Seorang blogger profesional tentu harus mahir dalam bidang tersebut. Tidak hanya konten, namun segala aspek dalam dunia blogger harus dikuasainya.

Tentu kita pernah mendengar ungkapan “Konten adalah raja”. Namun aku setuju pendapat PanduanIM yang mengatakan bahwa konten memang raja, namun apa hebatnya raja tanpa singgahsana.

Konten yang menarik tentu akan sangat berpengaruh pada performa blog di search engine. Namun jika tampilan blognya seperti gubuk, pembaca akan meragukan isi kontennya menarik atau tidak. Semua orang pasti sepakat bahwa blog dengan desain yang menarik akan meningkatkan pembaca untuk membaca isi kontennya.

Jadi pernyataan “Jangan menilai isi dari sampulnya” tidak berlaku bagi sebuah website. Website yang menarik dengan berbagai fitur canggih didalamnya, tentu akan menarik perhatian pembaca apalagi jika website tersebut adalah website penjualan produk.

Sama halnya dengan blog yang memang menyajikan konten. Tidak hanya desain yang harus menarik, tapi pengalaman pengguna seperti mudah dibaca, loadingnya yang cepat, dan bisa dimuat disegala gadget dan browser itu juga harus diperhatikan.

#4. Menyenangi Kegiatan Blogger Sebagai Passion

Menjadi Seorang Blogger Profesional
Source : pixabay.com
Akhirnya aku mengerti blogger profesional itu bukan tentang bayaran saja, seperti ulasan lengkap dari blognya Grace Melia yang memaparkan bagaimana sih menjadi seorang blogger dengan passionnya.
Passion adalah sesuatu yang bikin kita excited dan motivated. Walau waktu nya mepet, kita bakal sempet-sempetin gimana pun cara nya. Saat ada difficulties, kita bukan nya yang jadi down lalu malas atau nyerah, tapi kita bakal tertantang untuk menaklukan kesulitan itu. Passion juga bisa ngeboost semangat untuk bikin target atau inovasi baru. Otak rasanya muter terus, tapi anehnya nggak bikin capek, justru antusias. Dan ketika tantangan teratasi dan target terpenuhi, rasanya puas as as as as as.
Quote by gracemelia.com
Rasanya seperti di tampar!

Aku yang sempet ngaku bahwa rutinitas ngeblog itu adalah passion bagiku, ternyata aku hanya bersembunyi dibalik kata-kata itu. Pada kenyataannya aku masih belum mampu menjadikan rutinitas ngeblog sebagai passion. Karena aku sendiri sering lalai bahkan semua itu aku lakukan ujung-ujungnya juga perihal bayaran, hehehehe.

Maklum, sebagai ayah dan suami yang berkewajiban mencukupi kebutuhan keluarga, aku mencoba melakukan berbagai hal. Selain rutinitas kerjaan kantor, aku juga mencoba peruntungan sebagai blogger. Aku juga menyempatkan diri terjun menjadi tukang ojek online untuk tambah-tambah uang jajan.

Lagi-lagi uang yak! Hahahahaha

Tapi rasanya bukan seperti itu, aku menikmati kok pekerjaan sebagai tukang ojek online. Dan rasanya, perasaan seperti itu lah yang hilang pada diriku sebagai seorang blogger.

Aku sempat menikmati senangnya menulis di blog, hingga akhirnya aku kehilangan perasaan itu. Mungkin karena alasan tersebut aku mulai jarang nulis dan mencoba untuk hiatus untuk beberapa waktu.

Aku ingin menumbuhkannya lagi dan mencoba untuk menyenangi kegiatan ngeblog sebagai passion seperti mbak Grace melia.

Dia beranggapan bahwa, jika kegiatan ngeblog merupakan passion, maka kita akan selalu excited dan nyempet-nyempetin untuk melakukannya meskipun harus lembur. Mau capek atau mau tidak ada waktu sebagaimanapun, kita pasti bakal cari celah untuk menyelesaikan passion tersebut.

So, apa kabar blog kalian saat ini? Sudah sampai level berapa? Sudah mampu kah? Atau sudah mahir?

Setidaknya, ayo kita sama-sama tumbuhkan hal tersebut dari mau belajar menjadi lebih baik lagi serta menyenangi passion seorang blogger yang jarang dimiliki oleh kebanyakan orang.

#Menuju Bahagia dan Melampauinya

Related Posts
Ainur
Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Related Posts

2 komentar