orj8T0WsT2zMsRVKHuJzQudWBEVAEUHrIOfkryw1

Doa Agar Dijodohkan Dengan Si Dia

Doa Agar Dijodohkan Dengan Si Dia
Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku ijabahi doa kalian.
QS. Ghafir: 60
Setiap manusia di wajibkan untuk berdoa pada Tuhan-Nya. Jika tidak, kita akan digolongkan dengan manusia-manusia yang sombong. Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang lemah, jadi sudah sepatutnya manusia harus memohon kepada TuhanNya tentang berbagai hal. Agar kebutuhan dan keinginannya terpenuhi misalnya.

Kapan hari aku sharing dengan salah satu teman sekolah dulu. Dia bercerita tentang suksesnya dia merencanakan keuangan hingga bisa membangun rumah sendiri. Aku sangat tertarik untuk menirunya, kecuali pada bagian tentang “doa”.

Kata temanku “Kalau berdoa, mintalah setinggi-tingginya. Misalnya kamu ingin mempunyai motor baru, maka mintalah mobil. Jika ingin mobil, maka mintalah pesawat. Jika ingin punya uang 10 juta, maka mintalah 100 juta. Allah kan maha Pemurah”.

Untuk doa yang seperti itu, aku tidak begitu sependapat. Kesannya maksa banget. Sama seperti doa minta anak perempuan atau anak laki-laki. Bagiku, dikaruniai anak yang terlahir sehat itu sudah anugerah yang luar biasa, apalagi jika besarnya jadi anak yang sholeh dan sholihah.

Aku lebih suka meminta (berdoa) yang umum seperti diberi kesehatan sekeluarga, diberi umur yang berkah, rezeki yang halal dan yang paling penting diampuni dosa-dosa kita.

Doa Yang Memaksa

Doa agar cepat kaya

Bolehkan kita meminta dan berdoa agar didekatkan dengan jodoh kita?

Itu boleh banget, rezeki, jodoh dan mati adalah rahasia Illahi. Tentu dibalik rahasia tersebut, sepatutnya kita sebagai manusia selain berusaha mencapainya juga sembari diiringi doa agar diberikan yang terbaik bagi kita.

Bagaimana kalau berdoa dengan spesifikasi, misalnya seperti berdoa agar si dia (pacar, gebetan, teman tapi mesra, atau cinta dalam diam) menjadi jodoh kita?

Sebenarnya terkesan memaksa Allah juga, namun tidak salahnya kalau kita memohon orang yang sudah kita sayangi untuk didekatkan dan di jodohkan kepada kita. Namun dengan catatan kita memintanya (berdoa) dengan cara yang baik juga.

Ada loh doa ekstreem yang sangat memaksa dan egois banget. Misalnya :

Ya Allah, jika dia jodohku maka satukanlah hati kami agar semakin dekat. Namun jika dia bukan jodohku, maka jodohkanlah dia dengan hamba

Yang di atas ini merupakan contoh doa yang maksa banget. Aku tahu engkau memang sangat mencintainya, namun bukan berarti memaksa dia yang bukan jodohmu harus jadi jodohmu juga kan?

Atau yang satu ini lebih serem :

Ya Allah, Jodohkan hamba dengan si dia! Jika tidak, jangan biarkan dia dimiliki oleh yang lainnya

Intinya, doa ini mengharapkan dia mati saja atau membiarkan dia jadi perawan tua jika dia tidak berjodoh dengan kita. Jahat banget bukan?

Apa yang kita anggap baik belum tentu itu baik. Seperti saat kita dibutakan dengan menganggap dia itu jodoh yang baik bagi kita, namun jika Allah tidak menghendakinya, apa yang bisa kita perbuat?

Allah lebih tahu mana yang baik bagi kita dan mana yang tidak. Bisa jadi kita sendiri yang tidak pantas bersanding dengannya.

Percayalah bahwa Allah adalah sebaik-baiknya sutradara. Allah sudah merencanakan dan mentakdirkan jodoh kita jauh sebelum kita terlahir di dunia. Jadi jangan khawatir tidak menemukan jodoh kita.

Jika memang sudah jodoh, InsyaAllah akan didekatkan kok. Jika tidak berjodoh, yakinlah bahwa Allah sudah menyiapkan jodoh yang terbaik dan pas untuk kita.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (QS. Al Baqarah: 216)

Doa Yang Pasrah

Doa Agar Dijodohkan Dengan Si Dia

Jodoh itu unik, ada yang berjodoh dengan sangat sederhana (bertemu, ada cinta dan menikah). Ada juga yang jodohnya dilalui dengan berbagai drama (bertemu di SD, saling benci saat SMP, terpisah di SMA, punya pacar masing-masing, galau berkepanjangan, hingga akhirnya dipertemukan dan menikah).

Sama sepertiku, awalnya satu sekolah, kemudian satu perusahaan, sama-sama tidak tertarik, ada rasa nyaman saat bersama, terhalang zona adik kakak, kita saling mencari jodoh idaman hati masing-masing, sama-sama terluka, hingga akhirnya dipertemukan di ujung keputus asaan yang melanda.

Aku dulu berdoa dengan sewajarnya, seperti “ Ya Allah, dekatkan jodoh hamba agar hidup hamba lebih terarah”. Ataupun disaat sudah mempunyai calon “ Ya Allah jodohkan dia dengan hamba, jika tidak, jauhkan dia agar hamba tidak terluka”.

Sembari menunggu jawaban doa dengan pasrah, aku juga tetap ikhtiar sebagaimana yang aku bisa. Jangan beraggapan bahwa jika kita tidak dijodohkan dengan wanita yang kita suka, padahal sudah berdoa (dengan menyebut namanya tiga kali di setiap doa yang dipanjatkan). Bukan berarti Allah mendzolimi kita, Tentu Allah sudah menyiapkan yang pas untuk kita di waktu yang tepat pula.

Tugas kita cukup berdoa sembari ikhtiar memantaskan diri agar bisa bersanding dengan jodoh yang tepat. Misalnya, jika kita ingin wanita yang sholihah, maka sepatutnya kita menjadi yang sholeh terlebih dahulu.

Jodoh itu seperti sandal, tak akan tertukar dengan yang lainnya. Tak akan pantas jika sandal yang kiri merk carvil dan yang kanan merk swallow, tidak matching. Jika kita kita masih bolong-bolong sholatnya, jangan bermimpi mendapat jodoh seorang muslimah yang baik hatinya, rajin ibadahnya dan elok rupanya.

Jodoh itu seperti cerminan diri, jika kita masih kotor, jodoh kita juga masih kotor. Seperti pengalaman diri sendiri. Disaat aku masih sering jalan dengan banyak wanita saat masih single, jodohku juga melakukan hal yang sama dengan jalan dengan banyak laki-laki.

Kita sama-sama mencari jati diri, kita sama-sama mencari yang tepat dengan mengenal banyak orang. Disaat aku sudah lelah karena sering terluka, jodohku juga merasakan hal yang sama. Beruntunglah jika kita dipertemukan dengan jodoh di waktu yang sama-sama saling memperbaiki.


Jadi, Berdoalah yang baik, jangan berdoa kepada Allah dengan doa-doa yang maksa. Apalagi kalau doanya “Tentang Jodoh”. Minta jodoh kok maksa!

Allah tahu jodoh yang terbaik bagi kita. Jadi jika tidak dijodohkan dengan orang yang kita sayangi, ketahuilah kita sudah dijauhkan dari yang bukan jadi jodoh kita nantinya.

Tetap semangat dalam ikhtiar sembari doa yang baik, semoga Allah Subhanahu Wata’ala menganugerahkan jodoh yang terbaik bagi kita semua. Aamiin

#Menuju Bahagia dan Melampauinya

Related Posts
Ainur
Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Related Posts

Posting Komentar