orj8T0WsT2zMsRVKHuJzQudWBEVAEUHrIOfkryw1

BCA TabunganKu : Tabungan Untuk Simpanan Kebutuhan Blogger

BCA TabunganKu : Tabungan Untuk Kebutuhan Blogger
Punya blog berbayar, berarti kita mempunyai tanggungan bayar sewa hosting dan domain tiap tahunnya.

Memang biaya sewa hosting dan domain tidaklah terlalu mahal sebenarnya (ukuran bagi yang sudah bekerja). Namun tetap saja, membayar sewa hosting untuk blog personal itu terkadang bikin blogger pemula mikir dua kali untuk sewa hosting.

Selain merasa terbebani dengan tanggungan sewa hosting tiap tahunnya, kebanyakan blogger pemula merasa bahwa blog personal jauh lebih nyaman menggunakan blog gratisan saja. Dengan pertimbangan dari masih awamnya ilmu per-bloggeran serta takut berhenti nge-blog di tengah jalan karena tingkat kebosanan.

Blog ini awalnya juga blog gratisan. Selain aku awam dalam dunia blogger, aku juga takut jika nantinya aku tidak bisa konsisten memanage blog ini suatu saat nanti. Namun ternyata aku bisa sampai 4 tahun menulis di blog gratisan ini. Hingga akhirnya memutuskan untuk upgrade domain dan sewa hosting sendiri.

Blog Personal Tidak Bisa Menghasilkan?

Aku sendiri awalnya juga berfikir seperti itu, takut blog nantinya tidak terurus karena tingkat kebosanan. Atau takut nantinya aku tidak bisa melanjutkan membayar sewa hosting dan domain karena suatu alasan. Namun pada akhirnya aku memutuskan untuk sewa hosting juga.

Selain karena dari awal aku ingin punya blog berbayar, alasan lain yang menguatkanku untuk sewa hosting adalah karena adanya PROMO yang cukup menarik, hahahaha.

Pada akhirnya, ketakutanku akan tidak bisa melanjutkan sewa hosting tiap tahunnya terbukti tidak terjadi. Toh aku masih bisa sewa hosting selama dua tahun ini. Dan alhamdulillah juga, bahwa pembayaran sewa hosting ini, benar-benar tidak menggunakan uang dari pendapatanku sehari-hari. Melainkan uang yang berasal dari blog ini juga.

Jadi bagi kalian yang ingin punya blog berbayar, namun takut tidak bisa membayar uang sewa hosting tiap tahunnya. Jangan takut! Sebab tanpa harus paham SEO maupun utak-atik script HTML, blog berbayar kalian tetap bisa menghasilkan kok?

Yang dibutuhkan cuma konsisten menulis dan usahakan tulisannya tetap bermanfaat bagi orang lain.

Oh iya, “menghasilkan” di sini bukan berarti sesuatu yang bisa buat kalian meraup jutaan rupiah dari blog yah? Kalau kalian berpikiran seperti itu, kalian harus benar-benar belajar nge-blog yang profesional agar bisa meraup jutaan rupiah dari blog.

Yang aku tekankan di sini, menghasilkan dalam artian kalian tidak perlu berfikir tentang biaya sewa hosting tiap tahunnya. Sebab blog personal seperti punya aku ini tetap bisa menghasilkan beberapa ratus ribu rupiah pertahunnya. Setidaknya jumlah tersebut cukup untuk mencover biaya sewa hosting tiap tahun.

Caranya biar blog bisa menghasilkan?

BCA TabunganKu : Tabungan Untuk Kebutuhan Blogger
Caranya sangat simple, yakni dengan menulis, menulis dan menulis.

Sebab seiring dengan konsisten menulis serta gaya penulisan yang orisinil, blog kalian nantinya akan dikenali oleh banyak orang kok. Dengan seringnya menulis, juga akan meningkatkan Domain Authority serta rating Alexa yang menunjukkan tingkat kepopuleran blog kalian di mata mesin pencari.

Suatu saat nanti, mungkin ada beberapa advertiser yang ingin beriklan di blog kalian. Atau kalian akan diminta menulis sebuah review produk ataupun content placement di blog kalian yang nantinya kalian akan mendapatkan bayaran dari artikel yang telah terpublish.

Menarik bukan?

Cara lain lagi agar mendapat pundi-pundi uang dari blog, kalian bisa mendaftar menjadi publisher iklan seperti Adsense atupun Wordads (khusus wordpress).

Memang tidak mudah menghasilkan uang dari publisher iklan semacam Adsense. Karena syaratnya blog kalian harus memilki lumayan banyak pengunjung tiap harinya agar penghasilannya lumayan banyak.

Selain menjadi publisher iklan, kalian juga bisa daftar ke berbagai platform yang menyediakan job conten placement untuk blogger seperti Sosiago maupun Rajabacklink.

Memang untuk harga conten placement dari platform tersebut fee-nya di bawah harga standart dari pada saat kalian mendapat tawaran langsung dari suatu brand. Tapi lumayanlah buat simpanan buat bayar sewa hosting nantinya.

Ngomongin simpanan uang, menurut kalian, penting tidak sih menyisihkan uang buat simpanan pembayaran sewa hosting?

Punya tabungan khusus buat kebutuhan nge-blog? Kenapa tidak!

Bagiku, menyisihkan uang hasil dari pendapatan blog itu perlu.

Bolehlah buat jajan ataupun shoping, namun kita juga harus memikirkan sewa hosting dan domain blog kita juga kan. Selain biar blog tetap terjaga, juga biar kita tidak kaget jika disaat deadline pembayaran sewa hosting nanti ternyata keadaan ekonomi kita sedang labil.

Kalau blog kita cuma satu sih masih mending, bagaimana kalau kita memiliki blog yang bejibun. Aku sendiri memiliki 3 blog berbayar yang jadwal pembayarannya lumayan berdekatan. Tentu akan kepikiran kalau tidak memiliki simpanan khusus buat blog.

Seperti yang pernah aku jelaskan di artikel sebelumnya tentang beberapa tabunganku berdasarkan kategori. Kali ini aku memiliki tabungan lagi yang benar-benar aku khususkan untuk blog. Intinya dari blog untuk blog, meskipun terkadang aku pakai juga untuk hal lain juga sih, hehehe.

BCA TabunganKu : Tabungan Khusus Untuk Kebutuhan Blogku

BCA TabunganKu : Tabungan Untuk Kebutuhan Blogger

Salah satu rekomendasi tempat menyimpan uang hasil blog adalah BCA TabunganKu. TabunganKu ini merupakan salah satu produk dari BCA yang merupakan tabungan khusus untuk perorangan dengan persyaratan yang mudah dan ringan.

Aku merekomendasikan produk TabunganKu untuk simpanan blogger ini dikarenakan Tabunganku tidak dikenakan biaya administrasi tiap bulannya. Jadi cocok sekali buat kita-kita para blogger untuk menyimpan uang tanpa takut berkurangnya saldo karena biaya administrasi tiap bulan.

Kelebihan TabunganKu BCA

Selain tidak dikenai biaya administrasi tiap bulan, TabunganKu ini juga memiliki banyak kelebihan lainnya, seperti murahnya biaya awal pembuatan rekening.

Umumnya, pembuatan rekening baru baisanya dikenai setoran awal sampai ratusan ribu. Namun di TabunganKu, kita cukup setor minimal 20.000 di awal, kemudian minimal 10.000 untuk setoran selanjutnya.

Syarat pembuatan rekening TabunganKu juga relatif simple dan tidak ribet. Syaratnya adalah calon nasabah berusia di atas 17 tahun dan memiliki KTP WNI. Kita juga bisa membuatkan rekening buat Anak kita, tentunya saat membuat rekening buat anak harus disertai kita sebagai orang tuanya.

Setelah syarat diterima, kita akan diberikan buku tabungan serta kartu ATM TabunganKu. Kartu ATM TabunganKu ini juga bisa digunakan untuk tarik tunai dan tranfer sesama rekening BCA.

Limit tarik tunai hanya 7 juta per hari tanpa adanya biaya administrasi tiap tarik tunai. Untuk limit tranfer sesama BCA maksimal 25 juta per hari.

Dan terakhir, pembuatan buku tabungan serta kartu ATM TabunganKu ini tidak dikenai biaya alias gratis.

Padahal biasanya, untuk pembuatan rekening dan atm baru, pihak Bank memberikan biaya untuk itu. Begitu juga saat pembuatan ATM baru baik rusak maupun kadaluarsa juga biayanya Gratis.

Enak kan?

Kekurangan TabunganKu BCA

Dengan murahnya biaya pembuatan serta bebas biaya administrasi tiap bulan, tentu ada beberapa kekurangan dari fitur layanan TabunganKu ini.

Kekurangan TabungaKu adalah tidak adanya fasilitas e-banking. Padahal kita berada di era teknologi, rasanya sedikit ada yang menganjal jika kita tidak bisa cek saldo tabungan lewat smartphone ataupun internet.

Selain itu, TabungaKu ini hanya bisa untuk transfer sesama pengguna BCA saja, tidak bisa untuk transfer ke lain Bank.

Untuk poin ini, rasanya kita tidak perlu khawatir untuk hal ini, karena aku sendiri juga lebih memilih menggunakan OVO atau bank yang sama dari pada transfer ke bank lain yang pastinya kena biaya yang lumayan.

Gratis biaya penarikan sebenarnya tidak berlaku seterusnya, ada limits gratis biaya tarik tunai per bulannya.

Kita hanya bisa tarik tunai 4 kali per bulan. Untuk transaksi ke 5 dalam satu bulan akan dikenai biaya Rp 2.500 per transaksi yang akan didebet di akhir bulan.

Selain itu, jika kita tidak mengisi saldo rekening TabunganKu selama 7 bulan berturut-turut, kita akan dikenai biaya pasif sebesar Rp 2000 per bulannya.

Kalau menurutku pribadi, TabunganKu ini sangat cocok sekali buat tempat menyimpan uang yang dikhususkan untuk blog. Selepas dari kekurangannya, aku kira sangat wajar sih, mengingat pembuatan rekening yang mudah banget serta biayanya yang murah banget.

Apalagi kita tidak dikenai biaya administrasi tiap bulan. Hmmmm tentunya saldo rekening kita tetap utuh dong, hingga pembayaran sewa hosting berikutnya.

Kalau kalian? Pernah kepikiran buat tabungan khusus untuk blog tidak? Atau kalian punya cara tersendiri dalam menyiasati biaya sewa hosting tiap tahunnya. Boleh banget deh di share di kolom komentar ^_^

#Menuju Bahagia dan Melampauinya
Related Posts
Ainur
Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Related Posts

Posting Komentar