orj8T0WsT2zMsRVKHuJzQudWBEVAEUHrIOfkryw1

Game Favorit Era 2000 Yang Selalu Membekas di Hati

Game Favorit Era 2000 Yang Selalu Membekas di Hati
Source : unsplash.com
Mendengarkan musik dan bermain game merupakan hiburan menyenangkan yang menjadi favorit banyak orang. Aku juga sewaktu muda dulu juga sering menggunakan keduanya untuk mengisi waktu senggang.

Apalagi di zaman smartphone canggih seperti sekarang, yang mana begitu banyak game seru yang tersedia di Google Play Store yang bisa kita download dan mainkan dengan mudahnya.

Namun kita juga harus hati-hati dengan dampat buruk saat memainkannya (addiktif). Minimal kita juga harus tahu kapan waktunya untuk berhenti dan menghirup kembali sebuah kenyataan.

Terlepas dari itu, game merupakan alat yang sangat cocok untuk refresing otak ataupun untuk sekedar membunuh waktu menunggu seseorang. Terlebih lagi bagi yang baru-baru ini patah hati, cocok banget tuh main game untuk melupakan kegalauan. #Tsah.

Namun sebelum game mobile yang kita nikmati sekarang, jika kalian besar di tahun 2000an tentunya sempat merasakan era keemasan game PC dan PS1. Pernah merasakan betapa serunya bermain game PC maupun game PS1 bersama teman-teman.

Ngomongin game, ada beberapa game tahun 2000an yang pernah aku mainkan sewaktu dulu. Bahkan sempat pula aku bernostalgia dengan memainkannya baru-baru ini. Seakan game tersebut sangat membekas di hati dan ketagihan untuk memainkannya lagi.

#1. Serunya Bermain Game Bola

Game Favorit Era 2000 Yang Selalu Membekas di Hati
Rasanya, nggak lengkap jika cowok tidak mainin game bola. Yah walaupun cowok udah punya dua bole #eh... abaikan.

Game sepak bola seperti Winning Eleven atau Pro Evolution Soccer (PES) sangat diminati oleh kebanyakan kaum cowok, tak terkecuali aku sendiri.

Dulu, kayaknya tiap malam mingguku selalu aku menghabiskan main game bola bersama teman-teman. Yah dari pada meratapi kejombloan, kan lebih enak dibuat yang bermanfaat seperti kumpul dengan sahabat.

Selain aku memang suka olaraga sepak bola, gamenya pun aku suka. Tapi disisi lain banyak pelajaran berharga yang aku dapat dari main game bola maupun menonton pertandingan bola.

Seperti saat aku mempelajari bagaimana seorang midfilder bekerja, beginilah posisi yang seharusnya dilakukan oleh seorang midfilder saat menyerang dan bertahan. Dan dengan itu, aku bisa mengaplikasikannya saat bermain bola di lapangan.

Jadi, game itu tak monoton tentang sebuah kesenangan dan alat untuk membunuh waktu. Tapi bisa juga di buat untuk aplikasi pembelajaran bagi mereka yang mau berfikir luas. Ciyaa... Songgong banget kan, wkwkwkw.

#2. Game FootBall Manager

Game Favorit Era 2000 Yang Selalu Membekas di Hati
Selain game PES atau Winning Eleven, aku juga sering memainkan game FootBall Manager di Pc ku yang lama. Game ini merupakan strategi dalam taktic dalam meracik sebuah tim dan bagaimana memanage keuangan club untuk membeli pemain berkualitas dengan harga murah tapi sangat krusial dalam tim.

Waktu itu aku pernah memainkan Game Football manager 2005 dan 2007 buatan Sport interaktive. Pernah juga memainkan game Fifa manager, sayang komputerku tidak begitu kuat dengan grafik setinggi itu.

Dalam football manager 2005 atau 2007, aku sih jarang mengunakan tim besar di awal-awal permainan. Kalau pakai tim besar, tantangannya kurang gereget. Aku lebih suka memakai Club kelas bawah dengan budget terbatas dan kualitas tim yang tidak begitu luar biasa.

Target awal tentu saja bukan juara, yang penting bisa keluar dari zona degradasi, untung-untung berada di papan tengah. Baru di musim kedua dengan dana seadanya, aku bisa belanja dengan mencari pemain gratis “free tranfer” atau pemain muda berbakat dengan harga beli relatif murah.

Sering sekali aku bisa juara di musim kedua, hingga beberapa musim, dengan performa Club yang aku latih bersanding di jajaran club ellite. Disaat itulah aku bisa di rekrut oleh Club lain yang lebih ellite.

Dan saat itu tujuan gamenya tentu saja menjadi Manager sekaligus pelatih terbaik di Dunia, melampaui record yang sudah ada.

#3. Seri Game Final Fantasi

Game Favorit Era 2000 Yang Selalu Membekas di Hati
Final fantasi merupakan game yang harus memutar otak untuk bisa menyelesaikan tiap misinya. Selain harus bisa memahami tiap clue yang berbahasa inggris, butuh strategi khusus untuk bisa menang melawan musuh di setiap level gamenya.

Banyak juga yang mengatakan bahwa bermain game ini tidak akan bisa jika tidak membaca Walkthroughnya. Dan aku akui memang iya, terutama untuk game di PS1 ataupun PS2.

Untuk game java maupun android, aku pernah menyelesaikan game ini tanpa bantuan walkthrough sama sekali. Memang cukup lama untuk menyelesaikan game ini tanpa bantuan walkthrough, tapi aku sangat menikmati misi demi misinya walaupun sempat putus asa menemukan kata kuncinya.

Game final fantasi yang pernah aku tamatkan di antaranya Game java Final fantasi 1 dan 2, Final fantasi 3 remaster dan final fantasi 4 untuk android, serta Final fantasy IX di Play station 1. Ada juga game yang belum aku tamatkan, seperti Final fantasi VII before crissis dan final fantasi X PS2.

#4. Harvest Moon

Game Favorit Era 2000 Yang Selalu Membekas di Hati
Pernah sewaktu dulu aku berpikir seperti ini “Jika cinta bisa di wujudkan seperti memberi bunga atau memberi sesuatu yang di sukai wanita seperti di Harvest moon, pasti enak sekali, tak ada galau dan tak ada penolakan”. Tapi yah, itu cuma sebuah game saja dan tak semua pemberian kita kepada wanita bisa diartikan sebagai cinta.

Jadi sewaktu single dulu, game Harvest moon ini favorit banget. Cari uang tingggal cari sesuatu dari alam seperti jamur, anggur, apel dan sebagainya. Lantas barang dari alam tersebut bisa langsung bisa di tukar dengan sejumlah uang.

Anehnya, sesuatu dari alam ini tiap hari bermunculan dan tidak ada yang mengambil selain kita sendiri, wkwkwk. Kan enak banget hidup seperti itu.

Ada beberapa seri game harvest moon ini yang pernah aku mainkan. Seperti game HM back to nature, HM Save of Homeland, HM hero of leaf valey, dan HM mineral town. Dan terakhir yang ingin aku mainkan dan belum kesampaian adalah Harvest moon Wonderfull of life.

#5. Age of Empire

Game Favorit Era 2000 Yang Selalu Membekas di Hati
Nah game yang satu ini favorit banget. Apalagi kalau bisa bermain bersama dengan teman dengan mengunakan jaringan (LAN). Game ini favorit sekali saat aku SMA dulu. Aku kan jurusan Komputer Jaringan, jadi setiap ada kelas di Lab komputer, kalau lagi ada jadwal kosong, kita sekelas bisa tanding satu kelas mainan game ini.

Begitupun saat di rumah, aku belajar berstrategi bagaimana cara terbaik menaklukkan satu kerajaan dengan cepat. Setelah itu aku bisa aplikasikan saat bermain dengan teman-teman di sekolah. Nih sekolah apa taman bermain yak... hahaha. Aku paling suka memakai pasukan berkuda

Meskipun game Age of empire ini mirip kayak game COC, tapi aku tak tertarik main game berbau online seperti itu. Lagian strateginya juga tak sekeren age of empire. Soalnya kita bisa menyerang ataupun mundur dalam sebuah peperangan.

Oh adalagi yang semacam age of empire, Age of Mythology. Bedanya, jika Empire cuma sampai 4 abad atau 8 abad untuk yang empire earth. Di age of Mythology, abad perubahannya sampai 14 abad (semoga benar, soalnya lupa udah 10 tahun tidak memainkannya).

Serunya disaat sudah abad terakhir, peperangannya itu luar biasa banget. Masalahnya yang perang itu antar dewa hahahaha.

Aku paling suka saat mengunakan mytologinya Yunani yang mempunyai dewa sekelas Zeus, Poseidon dan Hades. Tapi aku paling suka mengunakan hewan yang tak bisa mati, Phoenix.

Menggunakan Phoenix untuk menyerang itu semacam alat penghancur yang abadi. Jadi kita tinggal suruh nyerang dan biarin menghancurkan lawan. Jika dia mati, phoenix akan menjadi abu, lantas berubah menjadi telur kemudian terlahir kembali dan bisa menyerang lagi. Keren kan.

Nah begitulah beberapa game era 2000-an yang selalu membekas di hati. Terkadang aku juga sering memainkannya maupun memainkan versi remakenya.

#Menuju Bahagia dan Melampauinya
Related Posts
Ainur
Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Related Posts

Posting Komentar