orj8T0WsT2zMsRVKHuJzQudWBEVAEUHrIOfkryw1

Nggak Enaknya Menjadi Wanita Bertubuh Mungil

Nggak Enaknya Menjadi Wanita Bertubuh Mungil
Pernah aku membuat artikel tentang enaknya jadi cewek mungil itu lebih disukai kebanyakan pria. Entah kenapa cewek mungil itu mempunyai aura mistik tersendiri agar dikasihani oleh kebanyakan pria.

Kali ini, aku ingin membahas tentang nggak enaknya jadi cewek yang terlanjur mempunyai tubuh yang mungil.

#1. Sering Dikira Masih SMA

Nggak Enaknya Menjadi Wanita Bertubuh Mungil
Mempunyai tubuh mungil akan membuatmu sering dikira masih anak-anak. Apalagi jika kamu tidak memakai make up dan bawa tas ransel selayak anak SMA gitu.

Kejadian ini pernah dialami oleh istriku saat kuliah dulu. Sempat dikira masih anak SMA yang kebetulan lagi pulang dari les privatnya.

Enak sih karena kamu akan tampak awet muda, namun rasanya akan mengesalkan jika terus-terusan dikira masih anak-anak juga. Apalagi jika harus diminta nunjukkin KTP saat masuk ke clubbing karena dikira belum cukup umur.

#2. Susah Nyari Pekerjaan

Tidak enaknya punya tubuh mungil adalah perihal susahnya nyari sebuah pekerjaan. Terkadang ada sebuah perusahaan yang memang memberi persyaratan soal tinggi badan. Jika itu terjadi, kamu pasti tidak akan diterima di perusahaan tersebut.

Mempunyai tubuh mungil dan terlihat muda juga sering dikira kurang berpengalaman dan kurang berwibawa. Misalnya saja jika pekerjaan itu menjadi seoarang guru. Terkadang guru cewek yang memiliki tubuh mungil sering dikerjain oleh muridnya.

Seperti istri yang pernah mencoba jadi seorang guru. Alih-alih bisa mengajar dengan tenang, justru muridnya makin tak terkendali. Mungkin alasannya karena kurang berwibawa dan lagi ukuran tinggi badanya hampir sama dengan muridnya.

#3. Susahnya Ngambil Barang Ditempat Tinggi

Nggak Enaknya Menjadi Wanita Bertubuh Mungil
Salah satu nggak enaknya punya tubuh mungil adalah susahnya mengambil barang ditempat yang tinggi. Kalau nggak nyampai tangan mengapai, harus loncat-loncat dan cari pijakan yang agak tinggi.

Seperti istri sewaktu menjemur pakaian di rumah. Dia harus menggunakan pijakan terlebih dahulu untuk menjemur pakaian atau menggunakan tongkat. Tidak hanya itu, istriku juga sering mengeluh saat ambil kunci motor yang biasanya diletakkan di gantungan dinding yang cukup tinggi.

#4. Beli Baju dan Celana Kebanyakan Panjangnya Keterlalulan

Susahnya jadi cewek mungil selanjutnya adalah perihal susahnya cari ukuran baju dan celana yang pas. Seperti istri yang selalu melakukan reparasi panjang celana yang baru saja dia beli.

Begitupun untuk ukuran baju, rasanya ukuran baju di seluruh mall tidak diperuntukkan untuk cewek bertubuh mungil. Udah susah-susah cari model yang cantik dan trendy, eh ternyata ukurannya terlalu besar.

Udah keliling seluruh mall, ternyata ukuran yang pas untuk tubuh mungilnya hanya terdapat di bagian anak-anak. Sedih sih, namun baju ukuran anak-anak juga tidak selalu terlihat kekanak-kanakan.

Namun susahnya jika urusan cari gamis dan dress. Kebanyakan model gamis memang diperuntukkan untuk wanita bertubuh tinggi. Jika dipaksakan dipotong untuk menyesuaikan tinggi badan, hasilnya baisanya kurang bagus.

Ukuran sandal dan sepatu juga terkadang susah nyarinya, apalagi untuk jenis high heels. Bahkan istriku tak pernah sekalipun menemukan high heels yang cocok untuk ukuran kakinya. Akhirnya dia hanya menggunakan saldal biasa maupun sepatu saat digunakan bepergian maupun kondangan.

#5. Kalau Pakai Motor Pasti Capek Kalau Lagi Macet

Sering sekali aku memperhatikan cewek mungil yang mengendarahi sepeda motor. Biasanya saat hendak berhenti, cewek mungil cenderung menurunkan kakinya sebagai ancang-ancang berpinjak.

Apalagi jika motor yang digunakannya itu jenis motor gede, cewek bertubuh mungil harus berjinjit agar kakinya sampai ke tanah saat berhenti berkendara. Lucu sih kelihatannya, namun imut dan ngegemesin juga lihat cewek jinjit saat menahan berat motor yang dibawanya.

Pasti rasanya akan capek sekali jika sering kali jinjit seperti itu saat berkendara. Apalagi jika keadaannya macet, dia harus berjuang menyeimbangkan tubuhnya dengan motor, dan juga tetap berusaha fokus dengan jalanannya juga.

#6. Gampang Dijahilin Sama Orang Yang Lebih Tinggi

Nggak Enaknya Menjadi Wanita Bertubuh Mungil
Ada sesuatu yang membuat cewek bertubuh mungil itu akan selalu dilindungi oleh seorang cowok. Entah itu karena perasaan suka atau memang tidak tega. Namun tak jarang juga perasaan untuk menjahili cewek mungil itu jauh lebih menyenangkan dari pada sekedar melindungi.

Apalagi jika kamu adalah cewek mungil bin imut, tentu hal itu yang mendasari para cowok suka usil untuk mendapatkan perhatianmu. Aku adalah salah satu dari typikal cowok seperti itu.

Dulu aku sering sekali menjahili istri sewaktu pdkt dulu. Selain memang menyenangkan menjahili cewek mungil, menumbuhkan cinta itu juga bisa berawal dari kejahilan. Yah walaupun terkadang menjahili cewek mungil itu karena mereka terlihat lemah dan tidak offensif seperti cewek yang tinggi.

Apalagi cewek mungkil itu lebih mengemaskan dari apda cewek tinggi. Mungkin karena alasan tersebut yang membuat para cowok lebih menyukai menjahili cewek bertubuh mungil.

Nah begitulah alasan tidak enaknya jadi cewek mungil versiku. Meskipun terlahir sebagai cewek samapai (satu meter lima puluh tidak sampai) juga banyak kelebihan dan hal yang menguntungkan lainnya.

Misalnya terlihat lebih imut, mengemaskan, dan terlihat lebih awet muda. Cewek mungil juga mempunyai aura mistik yang membuat cowok merasa kasihan untuk selalu menjaga dan melindunginya.

#Menuju Bahagia dan Melampauinya
Related Posts
Ainur
Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Related Posts

Posting Komentar