orj8T0WsT2zMsRVKHuJzQudWBEVAEUHrIOfkryw1

Jodoh Memang Ditakdirkan Namun Jodoh Juga Patut Diperjuangkan

Jodoh Memang Ditakdirkan Namun Jodoh Juga Patut Diperjuangkan
Bukankah jodoh setiap orang itu sudah ditetapkan. Lantas untuk apa harus susah-susah mencari dan memperjuangkan, jika pada dasarnya jodoh itu sudah ditetapkan dan ditakdirkan sejak awal.

Banyak orang yang berusaha menerka-nerka dan menafsirkan hakikat jodoh yang sebenarnya. Tak semua orang salah saat menafsirkan hakekat sebuah jodoh, namun tidak juga terlalu dibenarkan.

Hidup, rezeki, jodoh dan mati adalah sebuah rahasia dari Illahi, akan lebih baik jika kita jalani saja apa yang sudah dikehendaki.

Kita memang tak bisa memilih untuk lahir kalangan apa, punya wajah seperti apa, dan mati di tahun berapa. Namun menurutku, sesungguhnya kita memiliki kebebasan untuk memilih siapa jodoh kita nantinya.

Aku jadi teringat kutipan dari bacaan favoritku sewaktu SMA dulu (komik Naruto):
Ayah .. apa yang disebut takdir manusia itu hanya sesuatu yang berarak seperti awan dalam arus yang telah ditetapkan? Atau sesuatu yang bisa dipilih atas kemauan sendiri dengan menaiki arus tersebut.. hal itu masih belum begitu kumengerti.
Keduanya mungkin saja akan sampai diakhir yang sama, hanya saja saat memilih yang kedua, seseorang bisa berjuang mengejar tujuan hidupnya.
Kemudian dalam pertarungan ini akhirnya aku mengerti bahwa mereka yang memiliki hal itu adalah orang yang benar-benar kuat.
Neji Hyuga – Serial Naruto
Jodoh itu bisa dipilih. Misalnya kamu ingin si A jadi jodohmu, bisa saja. Pengen si B? bisa juga. Pengen si C? apalagi. Kita bebas memilih siapa saja yang akan jadi jodoh kita. Kuncinya ada dalam ikhtiar masing-masing.

Kita tidak pernah tau siapa jodoh kita, yang harus kita yakini bahwa Allah sudah menyiapkan jodoh kita di waktu dan tempat yang tepat pula. Nah disitulah kita sebagai manusia juga wajib untuk ikhtiar dalam mencari dan memperjuangkan.

Sama halnya dengan hidup, bukankah selama ini kita juga berjuang untuk tetap hidup? Dari mencari rezeki agar kita bisa makan dan mencukupi kebutuhan, menjaga kesehatan agar tetap sehat dan tidak sakit dan lain sebagainya. Meskipun kita tau bahwa hidup, rezeki dan kematian itu pasti.

Bukankah jodoh setiap orang itu sudah ditetapkan, Lantas kenapa harus susah-susah mencari dan memperjuangkan, jika pada dasarnya jodoh itu sudah ditetapkan dan ditakdirkan.
Source : islampos.com
Bagaimana dengan seorang wanita? Apakah perlu wanita berjuang juga untuk mencari jodohnya?

Sering sekali aku mendengar bahwa wanita itu diidentikkan dengan kata 'menanti' sedangkan laki-laki dengan kata 'memperjuangkan'. Dulu sewaktu SMA pernah dengar temanku mengatakan bahwa “laki-laki itu menang memilih dan wanita menang nolak”.

Entah siapa yang mengawali pemikiran semacam itu. Tapi aku lebih setuju bahwa wanita juga harus ikut memperjuangkan. Rasanya tidak adil saja bahwa hanya laki-laki yang harus berjuang, makanya sering aja laki-laki mendapati “cinta bertepuk sebelah tangan”.

Ah bukan, seharusnya laki-laki dan wanita tetap harus sama-sama memperjuangkan jodohnya, tentu dengan cara yang berbeda pula. Karena alasan di atas tadi, bahwa semua orang memiliki kebebasan untuk memilih jodohnya.

Bukankah semua orang ingin memiliki masa depan yang baik? Bukankah setiap orang menginginkan pasangan hidup yang baik? Bukankah kalian berhak memilih calon ayah yang baik untuk anak kalian di masa depan?

Misalnya jika suatu hari nanti, kalian berjumpa dengan laki-laki yang sholeh, baik agama dan akhlaknya, mapan penghidupannya, dan cakep tampangnya. Terus apakah kalian masih memilih untuk tetap menanti dalam diam tanpa mengusahakan?

Yakin hanya diam dan menanti, dia bisa datang sendiri. Maka dari itu, tidak hanya laki-laki saja, wanita juga perlu untuk berjuang mendapatkan jodohnya. Namun perjuangannya dengan cara yang paling elegan yang kalian bisa.

Jika perjuangan kita disambut baik, alhamdulillah. Namun jika tidak, ya Allahu Akbar. Masih banyak pintu orang sholeh lainnya yang bisa kalian perjuangkan nantinya. Terkadang Allah tidak selalu memberi yang kita inginkan, namun Allah selalu memberi yang kita butuhkan.
Ku kira baiknya begini, masing-masing dari kita saling menjaga sesuai titahNya, bahkan jika kita saling melewatkan, sudah kuberikan usaha terbaikku, mencintaimu dengan cara yang paling elegan, dengan menjaga, menyerahkan hati kepada takdir Tuhan, pemilik rencana paling indah.
Quote by Arin Rissaid
Seperti kata Arin, ada baiknya kita mengusahakan dengan cara paling elegan yang kita bisa. Selepas jika memang tidak berjodoh dikemudian hari, kita bisa mengembalikan dan mengikhlaskan pada rencana Tuhan yang paling indah. Setidaknya kita pernah berjuang dengan versi terbaik yang bisa kita lakukan.

#Menuju Bahagia dan Melampauinya
Related Posts
Ainur
Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Related Posts

Posting Komentar