orj8T0WsT2zMsRVKHuJzQudWBEVAEUHrIOfkryw1

Jangan Hanya Sibuk Memantaskan Diri Karena Jodoh Tak Selalu Datang Sendiri

Jangan Hanya Sibuk Memantaskan Diri Karena Jodoh Tak Selalu Datang Sendiri
Source : unsplash.com
Perjalanan mencari jodoh memang penuh dilema, terkadang terasa begitu sakit karena sebuah penolakan, ataupun terasa begitu rumit dengan banyaknya ketidakpastian.

Apalagi di tengah kejaran usia. Usia yang tak bisa dibilang masih muda dan usia yang sudah bisa dikatakan usia matang dalam mengarungi lika-liku kehidupan rumah tangga.

Umur yang sudah berkepala tiga tapi tanpa dibarengi oleh pasangan hidup yang istimewa. Disaat semua teman seangkatan pergi kondangan bersama pasangan dan anak-anaknya, kita betah berkutat dengan status single dengan segala tanya dari berbagai teman tentang “Kapan Nikah?”

Sakitnya tuh di sini..!

Waktu yang terlalu cepat berlalu, ketika kita sibuk memantaskan diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Tanpa sadar kita melewatkan beberapa kali kesempatan untuk mengapai jodoh di sekitar kita.

Single menunggu halal adalah sesuatu keputusan yang sangat luar biasa bagi seseorang. Tetap menjaga pandangan dan tak membiarkan menyentuh tangan yang bukan haknya.

Tapi dengan semua itu, kita terlalu percaya diri akan datangnya jodoh dengan sendirinya. Tak semua kehidupan seperti itu. Kita diciptakan dengan berbagai kelebihan dan kekurangan yang tidak sama, dan pastinya dengan jalan kehidupan yang berbeda pula.

Jodoh Tiap Orang Itu Berbeda

Jangan Hanya Sibuk Memantaskan Diri Karena Jodoh Tak Selalu Datang Sendiri
Source : unsplash.com
Perjalanan menemukan jodoh tak sama untuk setiap orang, Memang ada yang mudah datang, tapi ada pula yang harus didapat dengan berjuang.

Tak semua orang mempunyai keberuntungan yang sama. Yang hanya menunggu jodoh datang untuk melamar, atau tanpa sengaja mendapatkan jodoh dari sekali pertemuan.

Kadang kita juga tetap butuh untuk menujukkan siapa kita, agar si calon pelamar tertarik dan menghampiri untuk melamar kita.

Jodoh Tidak Mudah Untuk Didapatkan

Jangan Hanya Sibuk Memantaskan Diri Karena Jodoh Tak Selalu Datang Sendiri
Source : unsplash.com
Jika jodoh itu mudah didapatkan, maka setiap orang sudah memilikinya sekarang.

Kenyataannya tak semua orang begitu, tak semua orang beruntung bisa menikah saat usia masih muda. Terkadang ada juga yang baru menemukan pasangan di usia yang dibilang tidak muda lagi.

Karena setiap orang diciptakan dengan pilihan yang berbeda-beda dan kitalah yang menentukan pilihan itu sendiri.

Mencari Jodoh itu Butuh Perjuangan

Jangan Hanya Sibuk Memantaskan Diri Karena Jodoh Tak Selalu Datang Sendiri
Source : unsplash.com
Tak semua mempunyai keberuntungan mendapatkan jodoh dengan mudahnya. Ada kalanya orang harus berjuang untuk mendapatkan jodoh tersebut.

Sebab bertemu dengan pasangan hati tak semudah yang dibayangkan. Ada kalanya orang harus merasakan sakit hati terlebih dahulu, ada pula yang harus merasakan dicampakkan terlebih dahulu.

Jangan menunggu semata dan berharap mendapatkan kemudahan dalam hal bertemu jodoh. Sebab mencari jodoh tak seindah di sinetron. Hanya dari tabrakan berujung dengan jodoh, hanya dari sebuah benci bisa jadi cinta.

Kadang kita harus berjuang juga agar dipertemukan dengan seseorang yang ditakdirkan-Nya menjadi jodoh kita. Berjuang untuk mencari, berjuang dalam mencari informasi, dan berjuang untuk bisa mengenal secara langsung dengan calon jodoh.

Memang terkadang kita akan merasakan tersakiti dalam proses menemukan jodoh. Tapi jangan putus asa, karena setiap perjalanan pasti ada hikmah di dalamnya.

Jodoh Bisa Datang Kapan Saja, Terus Mau Mengabaikannya?

Jangan Hanya Sibuk Memantaskan Diri Karena Jodoh Tak Selalu Datang Sendiri
Source : unsplash.com
Jodoh memang bisa datang kapan saja dan di mana saja. Tapi semua itu bukanlah hal yang pasti dan bisa dikendalikan dengan logika.

Apa tidak rugi melewatkan kesempatan untuk mendapatkan jodoh yang sebenarnya hanya karena menunggu untuk memantaskan diri saja. Tak perlu mematok seberapa umur kita, ketika kita akan serius mencari jodoh.

Apa salahnya memberi kesempatan bertemu dengan jodoh sembari memantaskan diri. Karena kita tak pernah tau kapan, dimana dan bagaimana jodoh kita akan datang.

Ada Resiko Tersakiti Dalam Mencari Jodoh

Jangan Hanya Sibuk Memantaskan Diri Karena Jodoh Tak Selalu Datang Sendiri
Source : unsplash.com
Terus mencari jodoh mungkin membuat kita rentan tersakiti, terkadang juga merasa dunia tak seindah mimpi-mimpi.

Tapi bukankah kita memang harus memberanikan diri?

Ketika kita berani untuk merajut mimpi, kita juga harus berani menghadapi resiko yang akan terjadi.

Disetiap rasa sakit yang terjadi, kita bisa belajar memahami arti dari kenyataan ini. Karena dari rasa tersakiti, kita bisa belajar memantaskan diri. Dari rasa sakit ini, Kita bisa belajar mencintai tanpa harus menyakiti.

Tapi yakinlah bahwa ketika rasa sakit terobati, bahagia selalu akan menghampiri di ujung jalan yang selalu dinanti.

Jodoh itu Selayak Cerminan Diri

Jangan Hanya Sibuk Memantaskan Diri Karena Jodoh Tak Selalu Datang Sendiri
Source : islampos.com
Jodoh itu unik, selayak cerminan diri. Terkadang begitu terbalik dengan diri.

Ketika perbedaan sifat tak menjadi kendala yang berati. Karena di setiap perbedaan yang terjadi, disitulah banyak keberagaman yang menguatkan ikatan suci di masing masing pribadi.

Jika jodoh adalah cerminan diri, ketika kita tak mau berjuang mencari jodoh, begitupun dengan cerminannya yang melakukan hal yang sama untuk enggan dalam mencari.

Jika sama-sama hanya saling menunggu, dan sama-sama berkutat dalam diam saat menikmati proses memantaskan diri. Terus sampai kapan kalian akan bertemu?

Memantaskan diri itu perlu. Tapi berjuang untuk mencari sembari memantaskan diri dari setiap perjalanan yang terjadi, disitulah pintu hikmah dan berkah akan terbuka seiring dengan bertemu jodoh yang dinanti

Memantaskan Diri Itu Perlu, Mencari Jodoh Juga Perlu

Jangan Hanya Sibuk Memantaskan Diri Karena Jodoh Tak Selalu Datang Sendiri
Tak semua orang memiliki keberuntungan mudahnya mendapatkan jodoh. Banyak di antara kita yang berjuang dengan sangat keras untuk menjemput jodohnya. Rasa tersakiti dan frustasi terkadang sering menghantui dalam proses ini.

Tapi hal tersebut bukan menjadi halangan berarti, karena setiap ada pertanyaan, pasti ada jawaban. Setiap ada ujian, pasti akan ada berkah di setiap jalan yang kita lalui.

Teruslah memantaskan diri dan dibarengi ikhtiar mencari dan menjemput cinta sejati. Sebab di luar sana ada jodoh yang menanti dihampiri.

#Menuju bahagia dan Melampauinya
Related Posts
Ainur
Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Related Posts

Posting Komentar