orj8T0WsT2zMsRVKHuJzQudWBEVAEUHrIOfkryw1

4 Moment Yang Akan Kamu Rasakan Saat Tidak Memiliki Smartphone di Zaman Sekarang

4 Moment Yang Akan Kamu Rasakan Saat Tidak Memiliki Smartphone di Zaman Sekarang
Source : unsplash.com
Apa yang kalian lakukan disaat pergi ke luar rumah namun lupa bawa smartphone?

Smartphone seperti sudah menjadi kebutuhan utama yang harus ada dalam setiap rutinitas harian. Tidak hanya sekedar mencari informasi maupun mempermudah komunikasi dengan sesama. Namun smartphone semacam jadi gaya hidup yang harus ada dan harus dibawa ke mana saja.

Aku sendiri juga merasa demikian. Kayaknya ada sesuatu yang janggal kalau kelupaan bawa smartphone saat ke luar rumah. Padahal yang di utak-atik cuma itu-itu saja.

Dulu sempat beberapa bulan aku tidak memakai smartphone sama sekali. Hal ini dikarenakan smartphone istri rusak dan dengan berat hati smartphoneku aku kasihkan ke istri. Aku cuma memakai handphone jadul ang hanya bisa di telpon dan di sms.

Awalnya sedikit aneh sih saat pertama kali tak memakai smarphone, tapi lama kelamaan aku mulai terbiasa. Namun ada beberapa moment yang tidak menyenangkan saat tidak memiliki smartphone di zaman sekarang.

Beberapa moment tersebut antara lain:

#1. Kurang Update Berita Terkini

4 Moment Yang Akan Kamu Rasakan Saat Tidak Memiliki Smartphone di Zaman Sekarang
Source : unsplash.com
Bukan sekali dua kali aku melewatkan berita yang sudah viral sebenarnya. Setelah ada perbincangan yang menjelaskan berita tersebut, aku hanya bisa mendengarkan dan berkata “OOOOOHH...”.

Dengan tidak memiliki smartphone, otomatis aku jarang update status terbaru di facebook, #ah ini hubunganny, hahaha. Aku juga jarang mengetahui berita-berita terhangat yang sudah tersebar di jaringan internet. Apalagi sekarang kebanyakan informasi disharenya lewat WhatsApp dari group satu ke group yang lain.

Karena aku tidak memiliki smartphone dan jarang nonton TV, sering kali aku menanyakan kembali ke teman-teman tentang berita apa yang dibincangkan kali ini.

Pernah juga undangan nikahan disebar di group WhatsApp sementara aku sendiri bingung mau buka WhatsApp pakai apa? Tau-tau temen sekolah datang menjemput ke rumah dan ngajakin ke kondangan bersama.

Mereka marah. Dari chat tidak pernah di bales, di telpon tidak diangkat dan sebagainya. Hingga akhirnya kemarahan mereka mereda saat aku ceritakan penderitaanku yang sebenarnya 😁😁

#2. Sering Dicuekin Saat Ngumpul Sama Teman

4 Moment Yang Akan Kamu Rasakan Saat Tidak Memiliki Smartphone di Zaman Sekarang
Source : giphy.com
Namanya juga anak zaman now, smartphone sudah bukan barang mewah lagi. Karena setiap anak sudah hampir mempunyai barang ini. Dan bagaimana kalau aku memiliki teman (rekan kerja) yang rata-rata anak zaman now semua.

Tentu di antara 7 orang yang terbiasa beli makan di warung bersama, aku sendiri yang paling tua di antara mereka (itu kadang membuatku sedih). Disaat kita ngumpul dan ngobrol, kita memang jarang menggunakan smartphone sembari berbicara. Namun jika topik udah tidak ada yang dibahas, mereka akan lanjut dengan gadget mereka.

Nah sialnya, hanya aku sendiri yang tidak memiliki smartphone. Tiga orang berdiskusi game Mobile Legend, dua lainnya buka instagram dan facebook, satu lainnya entah buka-buka apa. Intinya aku sendiri seperti dicuekin tanpa sebab.

#3. Menunggu Tanpa Ada Smartphone Itu Menjenuhkan

Menunggu Tanpa Ada Smartphone Itu Menjenuhkan
Source : unsplash.com
Pernah aku tulis dalam blog ini tentang menunggu adalah fakta sebuah kehidupan, bahwa kehidupan itu sendiri merupakan rentetan penantian ataupun berupa list tunggu yang menghiasi keseharian kita.

Menunggu tidak selalu membosankan, begitulah yang pernah aku tulis dan aku percayai. Namun kemarin disaat aku pergi ke Bank untuk mengurusi ATM yang tertelan dan tak kembali. Aku baru sadar bahwa menunggu itu sangat membosankan, terutama jika kita tidak memiliki smartphone dan tidak ada teman untuk ngobrol.

Aku ke sana sepulang kerja dan mendapat antrian no 75. Nomor cantik sebenarnya, namun ironisnya itu angka terakhir dalam antrian di hari itu.

Aku sudah mencoba menunggu dengan sabar dan tetap tersenyum. Namun melihat kanan dan kiri semua orang mengunakan smartphone, jadi entah kenapa waktu tiba-tiba luaaaamaaa bergerak.

Pikirku mungkin enak kalau punya smartphone seperti dulu. Biarpun nunggu antrian lama, yang penting koneksi cepat dan daya terpenuhi, aku masih bisa melakukan banyak hal. Dari menulis konten melaui smartphone, update status, atau kepoin mantan #eh hahaha 😅😅

Tapi kemarin, selain aku sendiri terkena flu, sedikit pusing dan batuk juga. Menunggu 1,5 jam di sana seperti menunggu 3 jam lamanya. Mungkin lebih enak kalau aku minta ditemani saja kemarin, biar ada teman untuk ngobrol. Minimal ngosipin teller cantik di depanku atau membicarakan hal lain biar waktu teralihkan dengan sendirinya.

Memang menunggu itu membosankan, apalagi kalau kita tidak menemukan pengalih perhatian.

#4. Berasa Benggong Sendiri Di tempat Umum

4 Moment Yang Akan Kamu Rasakan Saat Tidak Memiliki Smartphone di Zaman Sekarang
Source : giphy.com
Ini masih melanjutkan cerita di Bank kemarin, cuma point ini lebih ke detailnya.

Di Bank tersebut ada dua baris bangku, satu baris terdapat 4x3 kursi. Satu baris berada di sampingnya dengan jumlah yang sama.

Bangku paling depan diisi oleh dua orang dan dua anaknya, aku sendiri juga malas untuk duduk di depan sendiri. Kan biar tidak katauhan juga kalau curi pandang ke teller di depan #eh.

Bangku paling belakang, kedua baris kursi nyaris tidak menyisahkan kursi kosong, akhirnya aku memilih bangku di tengah.

Setelah aku duduk, aku menoleh ke kanan ada cewek berjilbab sama pacarnya. Di sisi kiri ada cewek juga yang rambutnya di ikat dan memakai tindik hitam bersama dengan adiknya.

Aku berada di tengah-tengah mereka. Aku tidak bisa ngobrol apa-apa karena orang yang berada disamping-sampingku sudah memiliki teman ngobrol sendiri sembari mempermainkan gadget yang dibawanya.

Sementara aku, hanya melihat kurs dollar dan besaran deposito yang kadang aku tidak mengerti bagaimana ngitungnya.

Dengan memakai masker sedikit bau keringat dan sedikit kusam, aku berhasil membatu selama 1,5 jam di sana. Duduk sangat tenang dan tidak banyak bergerak berharap dipanggil duluan seperti waktu taman kanak-kanak dulu. Ternyata masih saja harus menerima nasib sebagai antrian terakhir di hari itu.

Disaat sudah waktunya maju, sebelum dipanggil Customer Service, aku sudah maju duluan. Senyum Costumer service membuyarkan kekesalanku menunggu lama, apalagi dia berkata “Maaf yah mas sudah menunggu lama?”. Dalam hati aku menjawab “Buat adik, seberapa lamapun aku tunggu” hahahaha 😂😂

Yah kadang kesal juga tidak memiliki smartphone di moment-moment tertentu. Namun aku lebih banyak menikmati juga, terutama perihal ketenangan dan quality time saat di rumah.

Kalau kalian? Pernah tidak merasakan yang aku rasakan saat di luar rumah tanpa membawa gadget?

#Menuju Bahagia dan Melampauinya

Related Posts
Ainur
Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Related Posts

Posting Komentar