orj8T0WsT2zMsRVKHuJzQudWBEVAEUHrIOfkryw1

Ketika Dihadapkan Pada Sebuah Persimpangan Jalan, Memilih Itu Wajib!

Ketika Dihadapkan Pada Sebuah Persimpangan Jalan, Memilih Itu Wajib!
Source : unsplash.com
Hai kawan,..

Hari ini sedikit lebih frustasi nyari ide ketimbang hari kemarin. Sebenarnya ada sih 3 sampai 5 stok judul artikel yang ingin aku buat. Cuma untuk menulis isinya, aku benar-benar tidak mendapat inspirasi untuk mengembangkan kerangka yang sudah aku buat.

Kemarin saja membuat artikel berjudul “Si Pembuat Nyaman Yang Ingin Pulang” yang kebetulan ingat tentang Arin dan tulisan diksinya tentang rasa nyaman. Akhirnya aku tulis ulang tentang arti nyaman dengan gaya tulisanku sendiri dengan memasukkan beberapa tulisan diksinya si Arin.

Kali ini inspirasi datang dari teman yang sedang galau, antara beli HP baru atau tidak. Ngak penting banget yak galaunya.

Aku saja sudah dua tahun ini masih berkutat dengan HP yang sama. Masih pake sistem yang sama (nougat), dan aplikasinya tetep itu-itu aja. Ya harap dimaklumi, aku orang yang tidak begitu mengikuti mode perkembangan teknologi.

#Arti Galau Menurutku

Ketika Dihadapkan Pada Sebuah Persimpangan Jalan, Memilih Itu Wajib!
Source : unsplash.com
Galau itu semacam kita berjalan lurus dan mendapati dua persimpangan jalan yang berbeda, antara milih kanan atau kiri. Kita tak pernah tau arah mana yang harus dipilih, karena takut akan resiko yang mungkin bisa terjadi.

Seperti halnya galau karena ditolak cewek. Sebenarnya yang dibingungkan itu apa? Hanya perasaan antara perihnya ditolak dan masih tetap berkutat meratapinya atau sama-sama merasakan sakit karena penolakan tapi tetap merangkak dan mencari jalan untuk maju ke depan.

Jadi, sebenarnya pilihannya cuma dua. Berjalan ke depan sembari menatap impian lain (move on) atau masih diam ditempat yang sama dan menyesali yang terjadi sambil berharap keajaiban terjadi.

#Diam Bukanlah Sebuah Pilihan

Ketika Dihadapkan Pada Sebuah Persimpangan Jalan, Memilih Itu Wajib!
Source : unsplash.com
Come on, Hidup itu harus milih. Diam bukanlah sebuah pilihan.

Ketika kita dihadapkan dengan dua pilihan, seperti karir atau menikah. Kita tetap harus milih salah satunya, biar otak kita tidak terlalu berat mikirin dua hal yang bersebrangan.

Yang paling penting ketika kita sudah memilih, kita harus bertanggung jawab akan pilihan kita sendiri. Tak perlu risau dengan resiko yang akan terjadi. Karena setiap pilihan yang diambil, akan berhadapan dengan sebuah resiko.

Seperti cerita istri ketika curhat kepada temannya. Waktu itu dia lagi galau-galaunya harus memilih 3 laki-laki yang sama-sama menyukainya, termasuk aku sih di dalamnya.

Temannya mengibaratkan istriku berada di tepi jurang dengan tiga jalan persimpangan di depannya. Dia tidak bisa mundur karena ada jurang terjal di bawahnya. Begitupun dengan ketiga jalan tersebut juga terdapat hewan buas yang kelaparan seperti Beruang, Singa, dan Buaya yang berada dimasing-masing jalan tersebut.

Intinya dia harus memilih jalan tersebut atau mati dengan terjun ke bawah. Diampun juga percuma, disamping akan mati kelaparan, juga pada akhirnya dia juga akan menghadapi ketiga binatang itu bersamaan yang datang menghampiri dia karena rasa lapar.

Sedangkan jika dia memilih, dia hanya akan menghadapi satu binatang buas saja. Siapa tahu, binatang tersebut akan menjadi hewan peliharaannya atau memang akan termakan olehnya.

Resikonya tetap sama yaitu mati. Tapi akan lebih baik memilih dan mati karena sebuah pilihan atau beruntung dengan pilihan tersebut.

Sebenarnya keren sekali perumpamaannya. Tapi ketika aku bertanya pada istri, aku diibaratkan dengan binatang apa?

Lantas Dia menjawab, “Buaya. Karena mas dulu semacam buaya darat karena selalu berdekatan dengan banyak wanita”. Ironis sekali jawabannya. Tapi kan hal itu wajar untuk mencari pasangan hidup dengan mendekati banyak wanita, wkwkwk #membela diri

And finnaly, Istriku lebih memilih sang mantan (Singa) agar si Beruang dan Buaya tetap menjadi sahabat tanpa ada perselisihan. #syedih 😭😭

Intinya, Stay Calm and Choice dengan yang paling kamu suka dan paling mudah, terus hadapi dengan senyuman dan penuh tanggung jawab.

#Ketika Sudah Memilih, Keraguan Datang

Ketika Dihadapkan Pada Sebuah Persimpangan Jalan, Memilih Itu Wajib!
Source : unsplash.com
Setiap pilihan, kita pasti akan menimbang berat tidaknya, senang tidaknya, dan kemungkinan resiko yang mungkin akan terjadi.

Selayak memilih menerima pinangan seseorang, Kita pasti akan menimbang segalanya tentang dia. dimulai pekerjaannya, keluarganya, sifatnya, karakternya, dan sebagainya.

Keraguan terkadang muncul dan singgah dalam hati. Ketika keraguan datang dan kita tidak menemukan titik terang, maka bersujudlah dan meminta bantuan kepada Yang Maha Penguasa Hidup.

Istikhoroh adalah hal terbaik yang musti dilakukan oleh seorang muslim/muslimah untuk mengatasi keraguannya. Serahkan semuanya kepada-Nya, InsyaAllah kita akan lebih tabah menjalaninya

Banyak orang terlalu takut memilih jalan ketika berada di persimpangan. Terkadang mereka salah mengartikan tentang istikoroh.

Banyak orang terlalu terpaku dengan mimpi yang dia dapat setelah sholat istikhoroh, yang dianggap sebuah petunjuk baginya. Sedangkan kita tidak pernah tau loh, apakah mimpi itu petunjuk atau malah menyesatkan kita.

Seperti cerita hidup temanku yang dia dihadapkan dengan dua pilihan.
  1. Pacarnya meminta hubungan yang lebih serius (menikah), sementara dia berkutat dengan alasan pembenaran dalam dirinya yang menolak untuk menikah dulu.

  2. Pacarnya ini juga mau dijodohkan dengan orang lain, kalau tidak cepat-cepat dinikahi.
Setelah galau berhari-hari, dia mencoba sholat istikhoroh dan malamnya dia bermimpi. Dia menganggap mimpinya itu sebuah petunjuk untuk meneruskan hubungannya, tapi dia masih berkutat dengan penolakan untuk menikah dini.

Akhirnya, dia tetap tidak jadi menikah dan galau berbulan-bulan ketika harus melihat pacarnya duduk dipelaminan dengan orang lain.

Menurutku bukan seperti itu. Istikhoroh adalah menyerahkan sepenuhnya kepada Yang Maha Pencipta. Sebagai manusia, kita tetap menjalani apa yang ada dengan memilih yang kita suka, biar Allah yang mengurus setelahnya.

Kalaupun kejadiannya tidak seperti yang kita harapkan, jangan pernah menyesali sebuah pilihan, karena disitulah takdir kita berjalan.

#Percaya Saja! Kedua Jalan Itu Akan Bertemu Di Ujung Yang Sama

#Percaya Saja! Kedua Jalan Itu Akan Bertemu Di Ujung Yang Sama
Source : kompasiana.com

Percaya saja, bahwa kedua jalan yang kita ambil itu sama. Sama-sama akan mengerucut pada ujung yang sama.

Selayak dua persimpangan jalan yang mengerucut di ujung jalan yang sama. Bedanya jalan yang pertama memungkinkan lebih cepat sampai tujuan, namun jalan yang kita lalui cukup terjal, bebatu, bahkan penuh dengan lubang dan sandungan.

Sedangkan jalan yang satunya, seperti kita berjalan berputar- putar yang mengakibatkan lama untuk sampai dengan tujuan. Tapi di jalan tersebut terdapat pemandangan yang indah dan jalannya begitu halus dan menyenangkan.

Kedua jalan tersebut sampai kepada dua ujung jalan yang sama. Tinggal kita milih yang mana? Keduanya tetap memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

#Ingatlah Bahwa Semua Jalan Yang Terlalui Adalah Sebuah Pelajaran Yang Berharga

Ketika Dihadapkan Pada Sebuah Persimpangan Jalan, Memilih Itu Wajib!
Source : unsplash.com
Belajar dari pengalaman adalah guru yang paling baik. Semua jalan yang kita lalui menyimpan banyak kenangan. Entah itu pahit, senang, duka dan sebagainya. Tetapi semua itu memberi pelajaran yang berharga yang bisa kita ambil hikmah.

Seperti cerita istriku yang harus memilih mantannya, dia mencoba berdamai dengan hatinya dan tidak memberikan rasa kebimbangan dan keraguan dalam hatinya.

Mungkin inilah jalan yang harus dia pilih dan menjadi pelajaran berharga walau harus tersakiti lagi oleh mantan. Tapi disela pilihan itu, si Beruang yang dulu pernah menyukainya, kini telah bertemu dengan beruang lain dan membina rumah tangga.

Tinggal sang Buaya yang masih berkeliaran dengan kesendiriannya. Akhirnya buaya dan istri berdamai dan membangun sebuah rumah tangga, dan hidup bahagia hahahaha.

#Percayalah Pasti Ada Hikmah Disetiap Perjalanan

Percayalah Pasti Ada Hikmah Disetiap Perjalanan
Source : unsplash.com
Seperti artikel yang pernah aku posting tentang pemuda yang mendapat hikmah dari jatuh cinta dan penolakan.

Kita akan menyadari bahwa terdapat banyak hikmah dari rasa sakit yang kita derita, rasa frustasi karena cinta yang kita rasa, dan rasa tidak adil karena penghianatan cinta.

Mungkin saat ini kita tidak akan pernah tau apa hikmah dari kejadian ini. Tapi percayalah, semua terjadi untuk kebaikan kita sendiri, untuk proses pendewasaan diri dan untuk menuju bahagia nanti.

Semoga bermanfaat 😀😀

#Menuju Bahagia dan Melampauinya
Related Posts
Ainur
Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Related Posts

Posting Komentar