orj8T0WsT2zMsRVKHuJzQudWBEVAEUHrIOfkryw1

Jangan Takut Tidak Kebagian Jodoh Hanya Karena Merasa Kurang Tampan

Jangan Takut Tidak Kebagian Jodoh Hanya Karena Merasa Kurang Tampan
Source : kaskus.com
Jangan minder hanya karena tidak dianggap tampan bagi sebagian wanita, karena sebagian lagi tentu akan menganggapmu sebagai yang tertampan di dunia
by Ainur di era jomblo jahiliyah
Prinsip seperti itu yang selalu aku pegang erat-erat sewaktu masih single dulu. Berbekal wajah yang biasa-biasa saja (pas-pasan) sejak lahir, kulit sawo kematangan, bekas jerawat di pipi yang tak kunjung hilang, tak membuatku minder dengan hasil karya Tuhan yang Maha Adil.

Karena aku sadar dibalik wajah biasa-biasa saja, ada wajah yang lebih buruk lagi dari pada wajahku, eh bukan itu maksudnya hahaha. Maksudnya tentu ada kelebihan lain dengan wajah ini.

Misalnya saja saat aku memelas atau memberi raut muka sedih, sebagian orang akan tidak tega melihatku, di situlah ironinya, hahaha.

Sempat aku merasa minder sewaktu sekolah dulu, apalagi saat ada cewek yang bilang "jangan sok kegantengan deh" atau "enggak ah, aku gak mau satu pasangan (tugas kelas) sama irawan, dia dekil, lusuh, keringetan lagi". Meskipun itu becandaan, namun rasanya kena banget di hati. Perkataan seperti itu yang bikin nyali seorang laki-laki bisa down berkepanjangan.

Namun aku tidak seminder itu, aku yakin ucapan seorang ibu yang mengatakan kepadaku bahwa aku itu "anak yang paling ganteng" adalah fakta yang tak terelakkan. Aku menyakini hal tersebut, makanya aku tetap survive dengan cacian dan hinaan yang aku dapat saat mendekati lawan jenis.

Banyak laki-laki yang tidak percaya diri saat mendekati wanita yang disukainya, alasannya karena minder dengan keadaan. Entah karena ceweknya terlalu cantik, masih pengangguran, tidak punya modal dan sebagainya. Terlebih lagi jika wajah yang tidak bisa bersaing dengan cowok lain yang juga sedang mendekati wanita tersebut.

Come on guys! Jangan nyerah hanya karena alasan seperti itu.

Cinta itu bukan soal wajah, bukan soal modal atau jabatan. Cinta itu tentang memberi dan menerima. Cinta itu tentang perasaan suka dan kenyamanan seseorang.

# Cinta Itu Perihal Nyaman

Jangan Takut Tidak Kebagian Jodoh Hanya Karena Merasa Kurang Tampan
Source : unsplash.com
Minggu yang lalu aku mampir ke rumah salah satu teman sekolah yang sejak lulus kita tidak pernah berjumpa. Dia seorang cewek yang complit. Sudah tinggi, putih, dan dari kalangan elit yang tinggalnya di perumahan. Dia dulu juga terkenal sebagai cewek yang sering gonta-ganti pacar selayak ganti sandal japit gitu.

Sekarang dia sudah mempunyai anak, dan mempunyai suami yang selevel dengan aku. Tidak tampan meskipun wajahnya terlihat berwibawa. Kalau dibanding dengan mantan-mantannya, jelas suaminya yang ini terlihat lebih tua dan tak setampan mantan-mantan dia.

Sempat aku bertanya kepadanya “Bisa nikah juga yah, kirain cowok kamu anggap sandal japit gitu, bisa dibuang kapan saja kalau ada sandal japit model baru”. Dia tertawa sambil melempar bantal kepadaku.

Akhirnya dia bercerita panjang kali lebar ditambah tinggi. Yang pada intinya dia mengatakan bahwa semua orang pasti punya masa lalu, kadang sering khilaf.

Awalnya tidak ada niatan untuk menyakiti, toh semua orang menginginkan yang terbaik bukan? Entah kenapa saat mencari yang terbaik, dia sering merasa kecewa. Namun suaminya lah yang bisa memberi rasa nyaman hingga akhirnya dia memutuskan untuk menikah.

Tuh kan, jadi jangan minder hanya karena wajah kita pas-pasan untuk mendekati seorang wanita. Kita boleh kalah soal wajah, kita boleh kalah soal kemapanan, tapi kita masih bisa bersaing tentang kenyamanan. Eaaahhh...

# Man Jadda WaJada

Jangan Takut Tidak Kebagian Jodoh Hanya Karena Merasa Kurang Tampan
Source : islampos.com
Kalau menurut arti, Man Jadda WaJada itu artinya barang siapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil. Begitu juga bagi yang bersungguh-sungguh mencari jodoh, tentu dia akan mendapatkan hasil.

Ditolak dan dikecewakan juga termasuk hasil, dan semua itu bukan hasil yang terburuk. Karena aku yakin bahwa tidak ada usaha yang terbuang sia-sia. Kegagalan dan kekecewaan adalah kerikil kecil untuk menuju kesuksesan.

Pernah aku menceritakan seorang teman sekolah yang mendekati wanita idamannya. Dia berusaha mendekati gadis ini. Karena sewaktu itu masih sekolah tahap akhir, akhirnya dia menemukan jalan untuk bisa dekat dengannya dengan membantunya menyelesaikan tugas sekolah.

Demi gadis tersebut, temanku ini belajar mengoperasikan software multimedia yang bukan keahliannya. Dia berusaha dan belajar otodidak selama dua bulan. Hingga akhirnya dia bisa membantu menyelesaikan tugas si gadis tersebut.

Terus apakah setelah itu dia menjadi semakin dekat dengan gadis tersebut? Ternyata tidak!

Meskipun setelah lulus dia masih menyukai gadis tersebut selama bertahun-tahun, endingnya si gadis tersebut menikah dengan orang lain.

Dia galau? Tidak juga! Dia mendapatkan hal yang jauh lebih berharga dari cinta si gadis.

Salah satunya adalah dia bisa akrab dengan teman-teman satu kelas si gadis ini. Karena kegigihan temanku, banyak teman sekelas si gadis ini berempati untuk mendukung dia. Hingga akhirnya temanku ini mengenal semua teman sekelas si gadis tersebut.

Kedua, karena sudah terlanjur mempelajari multimedia, sekarang ilmu yang dia pelajari otodidak menjadi sangat bermanfaat bagi kariernya. Dia menjadi salah satu staff IT management pada sebuah hotel sekaligus freelance fotografer dan editing video di salah satu studio foto di daerahnya.

Alhamdulillah, selepas hari raya kemarin, temanku ini mengikat separuh hatinya dalam sebuah ikatan suci pernikahan.

Jadi jangan beranggapan penolakan dan kekecewaan adalah akhir dari semuanya. Namun dari kegagalan dan kekecewaan itulah berkah dan pembelajaran bagi kita. Syukur-syukur hal tersebut dapat menuntun kita ke jalan yang terbaik versi-Nya.

# Yang Sabar Akan Diberi Jalan Keluar

Jangan Takut Tidak Kebagian Jodoh Hanya Karena Merasa Kurang Tampan
Source : unsplash.com
Seperti saat tadi malam, saat aku dan istri sedang bersama, aku melihat foto lama yang masih tersimpan di netbook. Aku senyum-senyum sendiri saat melihat ke-Alay-anku sewaktu masih single dulu.

Dari foto SMK, explore tempat wisata, foto di perusahaan dan foto lainnya. Ironinya, gaya yang aku pakai saat berfoto tidak ada variasinya, gitu-gitu saja gayanya.

Kemudian lanjut ke foto kita berdua, terutama foto saat liburan di jogja. Bukan berdua sih, tapi bertiga. Antara aku, istri, pesaing cinta 1, pesaing cinta 2 dan mantan.

Ceritanya sewaktu liburan di Jogja, aku baru menyadari bahwa istriku yang tidak tinggi, tatanan giginya tidak rata, banyak tai lalatnya, ternyata menyimpan inner yang luar biasa. Aku kira hanya aku sendiri yang terpeleset bisa jatuh cinta kepadanya, ternyata tidak!

Aku baru tau kalau dia punya mantan dan masih berhubungan jarak jauh. Karena sewaktu lulus sekolah dulu, mantannya ini pulang ke tempat kelahirannya. Sempat pula istri dan mantannya ini lost kontak beberapa bulan.

Selain itu, aku juga tidak sengaja mengetahui bahwa ada 2 teman satu perusahaan juga yang sama-sama menyukainya. Salah satunya juga ikutan liburan ke jogja bersamaku dan istri.

Jika ada yang bilang jogja itu kota yang mengasikkan, bagiku jogja adalah mimpi buruk, hahaha. Karena sewaktu di sana, ada banyak luka yang aku alami. Dari luka hati, luka fisik (lelah dan capek) dan sakit batuk saat pulang (waktu itu gunung merapi sedang erupsi).

Kemudian aku iseng tanya kepada istri, kenapa pada akhirnya memilihku sebagai suaminya. Padahal kalau secara fisik dan wajah, aku berada di urutan kelima. Kalau urutan kemapanan, aku berada di urutan ke 4 (masih punya cicilan motor).

Dan sepertinya aku hanya memenangkan persaingan perihal karakter. Soalnya karakterku ini unik banget, susah ditebak apalagi dijelaskan dengan kata-kata. Pokoknya absurd banget dah aku ini hahaha.

Awalnya istri malas mau menjawab, hingga akhirnya dia cuma menjawab sangat singkat “Mas, lebih sabar dari pada yang lain”. Jadi ketampananku selama ini tidak berpengaruh sama sekali dihadapan istriku. Huft, hahahaha

Menurutnya, aku lebih sabar dari pada yang lainnya. Ada cowok yang dia suka, namun disaat kesal pada sesuatu, dia melampiaskan kekesalannya pada barang miliknya. Yang satunya lagi jika kesal, melampiaskan kekesalannya pada rokok. Dan mantannya kalau sedang marah, ucapannya gak kayak manusia.

Berbeda dengan ku, menurutnya saat dekat denganku itu nyaman, karena selalu bikin tertawa. Bahkan saat kesalpun masih bikin rindu. Dan yang paling penting, wanita itu menyukai laki-laki yang bisa bersabar saat menghadapi kelabilan wanita, misalnya saat PMS atau saat menemani berbelanja.


Jadi jangan minder hanya karena wajah pas-pasan, dompet tidak tebal dan kendaraan hanya Vega-R tahun 2006. Percayalah jodoh tidak akan tertukar, tinggal bagaimana kita percaya bahwa Allah sudah menyediakan jodoh kita di depan sana dan kita berjuang untuk mendekatinya dengan selayaknya.

Dan terakhir bersabarlah. Jika tidak dipertemukan sekarang, mungkin minggu depan, bulan depan atau tahun depan. Semua itu akan indah pada waktunya.

#Menuju Bahagia dan Melampauinya

Related Posts
Ainur
Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Related Posts

Posting Komentar