orj8T0WsT2zMsRVKHuJzQudWBEVAEUHrIOfkryw1

Jangan Jadi Blogger! Itu Berat, Kamu Tak Akan Sanggup, Biar Aku Saja

Jangan Jadi Blogger! Itu Berat, Kamu Tak Akan Sanggup, Biar Aku Saja
"Mas Nur, enak tidak jadi bloger? Udah dapet berapa duit?"

Ada seorang teman kerja yang menanyakan hal demikian kepadaku. Sempat kesal juga kenapa harus menyangkut pautkan kegiatan blogger dengan banyaknya duit yang dihasilkan.

Jujur saja. Aku baru mendapatkan satu kali job sponsor. Itupun jumlah nominal yang aku dapat juga tidak seberapa, namun cukuplah untuk membeli beberapa mangkok bakso.

"Kenapa? Mau jadi seorang blogger juga ta?"

"Pengen sih, soalnya kata temanku, dia mendapat banyak uang dari kegiatan ini, caranya juga cukup mudah, bla bla bla bla...” Dia menjelaskan berbagai macam hal yang dilakukan oleh temannya untuk mendapat penghasilan dari bloger.

"Terus kenapa tidak dicoba aja”

“Masih bingung dan belum mengerti sepenuhnya”

“Ya udah kalau gitu. Jangan jadi bloger, itu berat, Kau tak akan sanggup, biar aku saja” Jawabku sambil tertawa.

#Membuat Blog Sih Mudah, Namun Yakin Bisa Mengisinya

Jangan Jadi Blogger! Itu Berat, Kamu Tak Akan Sanggup, Biar Aku Saja
Source : unsplash.com
Dengan berkembangnya teknologi sekarang semakin memudahkan penggunanya untuk mengeksplore dunia internet hanya melalui genggaman.

Membuat blog juga cukup mudah. Karena tanpa harus login desktop sekalipun, kita bisa saja membuat blog hanya dengan aplikasi smartphone saja. Apalagi di platform blogger, dengan punya satu email saja sudah bisa membuat beberapa blog.

Sulitnya tuh adalah perihal mengisi konten di blog itu sendiri.

Banyak orang yang mencoba menjadi seorang blogger. Diawal-awal dia sering update konten, namun setelah beberapa bulan akhirnya dia menyerah dengan blog tersebut.

Ini menandakan bahwa menjadi seorang bloger itu tidaklah mudah, butuh kemauan keras agar blognya tidak kehilangan pemiliknya. Terutama bagi yang sudah mempunyai kesibukan sehari-hari (kerja, ibu rumah tangga). Tidaklah mudah mengatur waktu antara ngeblog dan rutinitas harian.

#Blogger Itu Passion, Bukan Sarana Penghasil Duit Yang Instan

Jangan Jadi Blogger! Itu Berat, Kamu Tak Akan Sanggup, Biar Aku Saja
Source : unsplash.com
Kegiatan bloger itu adalah passion, bukan hanya sarana penghasil duit secara instan. 

Aku sendiri sudah tiga tahun tidak mendapat duit apa-apa dari blog, namun aku tetap menulis di blog ini. Karena Blog ini sudah menjadi gaya hidup bagiku, yang mana jika tidak mampir selama sehari, bisa menumbuhkan rasa rindu.

Namun ada juga yang menjadikan blog sebagai sarana penghasil duit instan.

Memang ada yang seperti itu, pernah aku melihat sebuah group di facebook dengan tema blogger Indonesia. Isi dari group tersebut memang diisi oleh kebanyakan blogger, baik pemula maupun yang sudah mahir.

Aku bisa mengira-ngira seorang blogger itu amatir atau tidak dari cara mereka membagikan status di group tersebut.

Kalau seorang yang sudah mahir dalam dunia blogger (mastah, suhu dan sebagainya), mereka jarang membagikan status maupun curhatan dengan pamer adsense di group tersebut. Justru mereka banyak yang berlagak seperti pemula yang berkometar apa adanya dan jarang komentar yang relevan dengan topik.

Sedangkan kalau pemula, mereka akan sibuk “nyari tukang klik adsense di blognya dengan memberi syarat akan melakukan hal yang sama yang dilakukan tukang klik”. Mereka akan sibuk tanya “kenapa traffick hari ini menurun” dan lain sebagainya.

Jika ditanya apakah kegiatan tersebut adalah seorang blogger? Tentu aku akan menjawab “itu bukan seorang bloger, melainkan seorang tukang buruh klik” hahaha 😆😆😆

Seorang bloger sejati itu tidak mementingkan seberapa banyak pendapatan dari blog yang diperolehnya, bahkan tidak menyerah meski blognya tidak menghasilkan apa-apa. Karena penghasilan dari blog itu hanya sebatas bonus baginya.

#Blogger Itu Karya Seni Yang Dibuat Dari Hati

Jangan Jadi Blogger! Itu Berat, Kamu Tak Akan Sanggup, Biar Aku Saja
Source : unsplash.com
Jika kegiatan blog yang didasari untuk mendapatkan duit secara instan, biasanya blognya amburadul. Maksudnya kontennya kalau tidak tentang download, tekno, game dan lain sebagainya yang dikemas dan didapat dari mencuri konten orang lain. 

Memang tidak semua melakukan hal tersebut, namun banyak kok blogger yang melakukan hal seperti mencuri konten orang lain dan membuat artikel itu jadi berbeda dengan software tertentu. Tujuannya agar mempunyai konten yang bagus dan bisa diterima adsense.

Bagiku, konten seperti itu tidak mempunyai jiwa, terlihat hambar dan tidak menyenangkan saat dibaca. Karena tulisan yang baik itu ditulis dengan hati.

Bandingkan dengan konten yang ditulis oleh blog-blog di blog gratisan. Meski kontennya kebanyakan tentang curhatan, namun artikelnya original karya pribadi dan memiliki kekhususan yang khas dari penulisnya.

Di situlah seninya. Disaat kita membaca, kita akan merasa senang dan ikut ke dalam alur dari ceritanya.

#Kesimpulannya 

Menjadi bloger itu tidaklah mudah, apalagi kalau tujuan awal ngeblog hanya mendambakan adsense dan sejenis penghasilan dari blog. Setelah perjuangan yang cukup berat untuk mendapat persetujuan adsense, selanjutnya bagaimana?

Masih bingung ningkatin pageview

Bingung cara menetaskan telur adsense, hingga jadi buruh klik agar adsensenya segera cair

Kemudian stress karena pihak adsense banned akun tersebut.

Sudahlah. Jika ingin jadi blogger, yah nulis saja. Seberapa kecilpun pengunjung yang datang, seberapa lama blog tidak menghasilkan pendapatan. Ada adsense maupun tidak, kita tetap menikmati kesenangan dalam menulis di blog.

Jika sudah mengerti beratnya jadi seorang bloger, Jangan jadi bloger! Itu berat, kamu tak akan sanggup! biar aku saja...😁😁

#Menuju Bahagia dan Melampauinya

Related Posts
Ainur
Penikmat kopi dikala senja maupun dikala hujan gerimis melanda. Mencoba menyelami dunia tarik suara dan gagal, akhirnya mencoba keberuntungan di dunia tulis-menulis ala kadarnya

Related Posts

Posting Komentar